Home
 
 
 
 
PT.CPI Diduga Diskrimanatif Kepada Karyawan Kelas Rendah

Kamis, 22/01/2015 - 20:12:06 WIB
ZONA RIAU. COM - PEKANBARU - PT.Chevron Pacifik Indonesia ( CPI )  membuat kebijakan yang dianggap semena-mena dan diskriminatif oleh karyawan. Hal ini terungkap dari desakan Serikat Pekerja Nasional Chevron ( SPNC), yang sedang bernegosiasi  meminta agar manajemen membatalkan kebijakan tersebut.

Salah seorang anggota SPNC yang tak bersedia  di tuliskan namanya mengatakan bahwa  jumlah karyawan PT.CPI sekitar 5.000 ( lima ribu orang), karyawan ini di buat tingkatan kelas dari kelas 1 yang terendah sampai kelas tertinggi ( top manajemen, redaksi) .

Ia menuturkan bahwa  sebelumnya seluruh karyawan  berhak mendapatkan  fasilitas ATA  ( Air Transport Annual ) yaitu ticket pesawat bila cuti dan berobat , namun aturan baru yang di berlakukan oleh manajemen hanya kelas 22 sampai top manajemen yang berhak menikmati fasilitas ATA dari perusahaan.

Fasilitas Air Transport  Annual  adalah fasilitas ticket pesawat bagi karyawan dan keluarganya bila cuti dan sakit.

Kebijakan ini menghilangkan hak karyawan kelas 21 kebawah, peraturan baru ini mulai diberlakukan oleh manajemen  sejak 01 Januari 2015.Karyawan yang  berada di kelas 21 kebawah menolak  kebijakan ini.

Karyawan beralasan bahwa   kelas 21 kebawah justru yang sangat membutuhkan fasilitas ATA dari perusahaan, karena  berpenghasilan lebih kecil di banding dengan kelas 22 keatas, lagi pula  semua karyawan  selalu bekerja  keras siang malam  sesuai tupoksinya masing-masing untuk  memajukan perusahaan,  tapi mengapa dalam pelaksanaan fasilitas dibuat berbeda, ini  diskriminasi,"keluhnya.

Ketika media Zonariau.com mengkonfirmasikan hal ini kepada Manager Aulia, mengarahkan ke Rinta Humas PT.CPI. Rinta yang dihubungi mengatakan agar sabar menunggu konfirmasi dari pihaknya. Namun terakhir ketika memastikan konfirmasi sebelum berita naik, Rita mengatakan," Maaf mas kami belum bisa memberikan jawaban sekarang," demikian bunyi SMS nya.

Informasi yang dihimpun oleh Zonariau.com bahwa telah dilakukan pertemuan antar pihak manajemen dengan Pihak SPNC pada tanggal 16/01/2015 kemarin,namun belum ada hasil dari pertemuan itu. Pertemuan akan dilakukan  kemungkinan akhir bulan ini.(zai1)*


Home