Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman menyempatkan diri mengunjungi Rumah Sakit Indrasari di Kabupaten Indragiri Hulu yang telah mendapat kucuran bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun 2016 sebesar Rp41 mili"> Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman menyempatkan diri mengunjungi Rumah Sakit Indrasari di Kabupaten Indragiri Hulu yang telah" />
Home
 
 
 
 
Realisasi Fisik RS Indrasari Rengat Dapat Kuncuran Dana Pemprov Rp41 Miliar

Selasa, 11/04/2017 - 17:01:46 WIB
RENGAT – Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman menyempatkan diri mengunjungi Rumah Sakit Indrasari di Kabupaten Indragiri Hulu yang telah mendapat kucuran bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun 2016 sebesar Rp41 miliar.

Orang nomor satu di Riau ini ingin tahu realisasi fisik bangunan rumah sakit yang menjadi akses pelayanan kesehatan masyarakat di Inhu itu secara langsung setelah mendapat bantuan keungan dari Perrov Riau.

Andi Rachman terkesan pertama masuk tampak Rumah Sakit Indrasari di Kabupaten Indragiri Hulu setelah direnovasi rumah sakitnya jadi bersih dan rapi.

"Rumah Sakitnya tampak bersih, dengan keadaan begini masyarakat yang datang nggak ragu-ragu untuk berobat," ujarnya Gubri di RS Indrasari Inhu, Senin (10/4/2017) siang.

Gubri mengingatkan agar sumber daya manusia (SDM) yang meliputi tenaga dokter di rumah sakit itu perlu perekrutan tenaga medis yang profesional agar peningkatan dan pelayanan kepada masyarakat dapat optimal.

"Boleh dikatakan dokter-dokternya udah lengkap, termasuk juga untuk melayani CT Scan dan USG," tuturnya saat itu yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Berdasarkan laporan dari Kadiskes Riau, Andi Rachman menguraikan bahwa bankeu provinsi yang mencapai Rp41 miliar untuk RS Indrasari itu berupa Rp36 miliar untuk perlengkapan alat kedokteran termasuk juga rehab ruangan CT Scan.

Mimi Yuliani menjelaskan, sisanya Rp5 miliar dikucurkan untuk penerima bantuan iuran (PBI) atau peserta jaminan kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu yang ditetapkan oleh Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah.

"Kami akan terus membantu alat-alat kesehatan dan sdm nya. Sehingga dokternya ada, alatnya lengkap langsung bisa mendeteksi kasus pasiennya sakit apa. Tahun ini kita tunggu dulu," pungkasnya Mimi. (Humas/Zai)
Home