Home
 
 
 
 
Oknum Distributor Pupuk Bersubsidi Diduga Tindas Petani Kecil

Rabu, 17/05/2017 - 15:11:39 WIB

Rengat- Masyarakat kecamatan batang gansal, kabupaten indragiri hulu, provinsi riau, mengeluh dengan melambungnya harga pupuk bersubsidi. Dimana pupuk tersebut yang seyogianya diperuntukan kepada kelompok tani, malah dijadikan sebagai lahan bisnis oleh para oknum distributor dan pengecer untuk menindas masyarakat kecil.

Hal ini terungkap saat Tim Investigasi Zonariau.com melakukan pengecekan dilapangan, senin 15/5/17. Para petani mengeluh, kenapa pupuk subsidi harganya tidak sesuai dengan HET.

"Parah pak, kami kesulitan mendapat pupuk bersubsidi, walaupun ada harganya pun sangat mahal, Ujar salah seorang warga kepada Tim Zonariau.com. 

Menurut informasi dari masyarakat, para pengecer menjual berbagai pupuk bersubsidi kepada warga dengan harga yang lebih tinggi.

"Pupuk nya mahal pak, tidak sesuai HET lagi, ini mah bukan membantu masyarakat, tapi menindas masyarakat, ujar salah seorang ibu yang berprofesi sebagai petani itu.

Zonariau.com mencoba menghimpun informasi lebih jauh lagi untuk menguatkan informasi masyarakat tersebut. sehingga, salah seorang pengecer yang ada di kecamatan batang gansal yang enggan disebut namanya mengakui bahwa adanya penggelembungan harga pupuk bersubsidi tersebut.

" iya, benar ada kenaikan harga itu. Tapi bagaimanalah bang kami menjual ke petani dengan harga HET, sedangkan penebusan kami ke distributor sudah melampauhi harga HET, bagusnya abang tanyakan aja ke distributornya ujar pengecer tersebut.

Sementara itu, zonariau.com mencoba mengkonfirmasi kepada salah seorang distributor pupuk bersubsidi wilayah kabupaten indragiri hilir dan kabupaten indragiri hulu yakni, Soehendra Djaya yang menurut salah seorang pengecer  berkantor di kota rengat, rabu 17/5/17 melalui vias seluler, namun Soehendra Djaya pemilik CV. Kuala Tani itu tidak menjawab telpon redaksi zonariau.com, sehingga berita ini belum diklarifikasi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Zonariau.com akan melakukan chek and richek kepada petani dan para pengecer pupuk bersubsidi jenis Phonska, ZA, SP36, Petro Organik serta akan menelusuri kepihak distributor dan dinas terkait, karna dinilai bahwa pihak distributor dan pengecer telah mengkakangi aturan yang berlaku. (Tim/ian)

Home