Home
 
 
 
 
Terkait Pendistribusian Beras Tak Layak Konsumsi
Yusadar Waruwu Desak DPRD Kota Gunungsitoli Respon Keluhan Masyarakat

Kamis, 08/06/2017 - 21:23:08 WIB
Nias-  Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Somolo-Molo, Kabupaten Nias, Yusadar Waruwu, S.Pd., ikut turut tangan dan pasang badan bersama masyarakat kepulauan Nias dalam Barisan Aliansi Peduli Rakyat Nias (Alpenas) untuk melakukan unjuk rasa di Kantor Bulog Gunungsitoli dan Kantor DPR-D Kota Gunungsitoli terkait beras rastra yang tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Kepada media, Yusadar menyampaikan bahwa sebagai kader Partai NasDem harus berani menyampaikan aspirasi rakyat, tanpa menunggu menjadi sebagai seorang pejabat daerah atau wakil rakyat. Ia menerangka bahwa Partai Nasdem mempunyai pandangan dan gagasan yang lebih mementingkan kepentingan dan kedaulatan rakyat, untuk mewujudkan cita-cita bagsa sebagaimana dicantumkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar tahun 1945 yakni menjadikan manusia Indonesia yang hidup adil, makmur dan sejahtera.

“sebagai seorang kader partai, kita merasa terpanggil untuk menyampaikan aspirasi ini, dan menjadi penyambung lidah masyarakat”. Ujar Yusadar.

Dalam pernyataan nya, Yusadar meminta kepada DPR-D Kota Gunungsitoli untuk mengambil tindakan yang tegas kepada Bulog Gunungsitoli.

“kami meminta DPR-D Kota Gunungsitoli untuk melakukan tindakan yang tegas, dan kami ALPENAS meminta untuk turut di undang oleh DPR-D maupun Pemkot Gunungsitoli pada saat melakukan pemanggilan terhadap Kansilog Gunungsitoli,” tegas Yusadar.

Sebelumnya, Yusadar Waruwu yang sekaligus sebagai Pimpinan Redaksi media online Tiraskita.com ini terlihat serius menggenjot pemberitaan yang menyoroti Palayanan Bulog Gunungsitoli, yang ia nilai bahwa Kansilog Gunungsitoli telah melanggar Undang-undang perlindungan konsumen dengan mendistribusikan beras rastra/raskin yang tidak layak dikonsumsi karena bau dan berkutu.

“Bulog sebagai badan usaha sudah melanggar Undang-Undang perlindungan konsumen dalam Pasal 8 tahun 1999 yang menyebutkan bahwa barang dan produk harus berkualitas”, ujar Yusadar. (Alvin)
Home