Home
 
 
 
 
Terkait Dugaan Penggelembungan Harga Pupuk Beraubsidi
Petani di Inhu Minta Penegak Hukum Proses CV. Kuala Tani

Sabtu, 17/06/2017 - 21:53:42 WIB
Indragiri Hulu- Lagi-lagi Pemberitaan tentang dugaan penggelembungan harga pupuk bersubsidi yang diduga dilakukan oleh distributor yakni CV. Kuala Tani kepada pengecer dan pengecer kepada kelompok tani semakin hangat dibicarakan oleh masyarakat.

Dugaan penggelembungan harga pupuk bersubsidi itu mencuat ke publik ketika Tim Investigasi awak media mendapat beberapa informasi dari sumber terpercaya.

Sumber menyebutkan bahwa, dilapangan para pengecer menjual pupuk bersubsidi kepada petani melampauhi HET (Harga Eceran Tertinggi). Berdasarkan informasi itu, Tim investigasi zonariau.com melakukan penelusuran dan benar saja bahwa hal itu kuat dugaan terjadi dilapangan.

Terbukti ketika salah seorang pengecer di kecamatan Batang Gansal-Inhu mengakui bahwa pihak nya menjual pupuk tersebut berdasarkan penebusan kepada pihak Distributor CV. Kuala Tani yang juga harga penebusannya melambung tinggi.

"Kami menjual dengan harga itu, karna kami juga melakukan penebusan kepada distributor dengan harga tinggi pak", ujar pengecer yang tak ingin namanya dipublikasikan itu.

Sementara, ketika pihak media meminta keterangan dari Soehendra Djaya selaku pemilik CV. Kuala Tani distributor pupuk bersubsidi di Wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, malah memberi keterangan yang menyudutkan pihak pengecer.

"Kalau mereka menjual seperti itu, apa hubungannya dengan saya? 

Kenapa nama saya disebut-sebut dalam hal ini? 

Siapa pengecer itu bang, saya akan pecat bang," pungkasnya kepada media dengan mencak-mencak tidak lama ini.

Warga pun berharap, pihak penegak hukum bertindak cepat terkait permasalahan pupuk bersubsidi ini yang dinilai merugikan petani.

"Bagusnya di audit saja kalau begitu pak, diproses bagaimana sistim penyalurannya, ini sudah merugikan petani pada khususnya dan masyarakat pada umumnya," pinta salah seorang warga ketika berbincang-bincang kepada awak media disebuah warung di kecamatan batang Gansal, minggu 11/6/17.

Kini masyarakat Indragiri Hulu menantikan respon pemerintah dan juga tindakan nyata dari penegak hukum melakukan Audit kepada CV. Kuala Tani, akan kah pemerintah dan penegak hukum mampu membongkar permasalahan harga pupuk bersubsidi tersebut?

Kita simak pada episode selanjutnya.
(Tim/Alv).
Home