Home
 
 
 
 
Dugaan Pungli di RS. Bethesda Ujian Bagi Tim Saber Pungli Nias Untuk Unjuk Gigi

Selasa, 25/07/2017 - 18:44:32 WIB


Gunungsitoli- Desas-desus dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh pihak RS. Bethesda Gunungsitoli terhadap salah seorang pasien peserta BPJS kembali memanas. Pasalnya, publik bertanya-tanya terkait kelanjutan permasalahan tersebut yang beberapa waktu lalu sempat heboh di beberapa media dan juga di media sosial.

Hinga kini kelanjutan permasalahan tersebut belum ada titik terangnya.
Publik pun semakin dibuat penasaran untuk menanti hasil akhirnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa RS. Bethesda melalui salah seorang staff nya diduga kuat melakukan pungutan biaya kamar berkelas kepada  pasien peserta BPJS. 

Informasi tentang adanya pungutan itu didapatkan oleh zonariau.com dan erariau.com dari anak kandung pasien atas nama Jun Forisman Gulo, yang dimana pada hari sabtu, tanggal 3 Juni 2017 ibunya melakukan perobatan di RS. Bethesda Gunungsitoli 

Jun Forisman mengaku kecewa, dimana ibunya merupakan peserta BPJS. Namun anehnya, pihak RS. Bethesda masih melakukan pungutan biaya berobat serta biaya sewa kamar. 

Hal itu disertai dengan adanya bukti pembayaran biaya berobat dan biaya sewa kamar pasien yang sempat didokumentasikan.

"Waktu itu tepat pada hari sabtu, tanggal 3 Juni 2017, ibu saya berobat di RS. Bethesda Gunungsitoli, dengan menggunakan BPJS pegawai negeri sipil golongan III yang artinya haknya adalah ruang kelas I .

Ketika saya tanyakan kepada salah seorang staff yang dibagian pendaftaran mengapa  pasien ditempatkan di bangsal? Jawabnya, Kalau mau di kamar mesti bayar 100 ribu per kamar, tutur Jun Forisman Gulo kepada awak media melalui sambungan seluler, Jumat 24/6/17 yang lalu.

Sementata itu, pimpinan RS. Bethesda A. Yorint Lase ketika dikonfirmasi Group media zonariau.com mengakui hal tersebut.

" Ya, mungkin itu kesalahan karyawan saja pak. Kita mana tau menahu hal itu, harap jangan dibesar-besarkan masalah ini pak", jawabnya kepada zonariau.com dengan memelas beberapa waktu lalu.

Masalah pungutan liar dari pihak Rumah Sakit terhadap para peserta BPJS ini  bukan masalah yang baru lagi. Apalagi saat ini dibawah pemerintahan presiden Joko Widodo sedang digaungkan semangat tentang Sapu Bersih Pungutan Liar atau SABER PUNGLI.

Pertanyaannya adalah, akankah Tim Saber Pungli yang ada di kepulauan Nias mampu bertindak dan memproses dugaan Pungutan Liar yang dilakukan oleh pihak RS. Bethesda kepada pasien peserta BPJS?

Tentunya masyarakat menanti dan menunggu aksi dari Tim Saber Pungli Kepulauan Nias untuk unjuk gigi menyikapi permasalahan tersebut.

(Tim/Alvin)

Home