Home
 
 
 
 
Kasus Salah Tembak Di Nias Akan Dibawa Ke Ombudsman Dan Kompolnas

Jumat, 08/09/2017 - 15:38:07 WIB
Gunungsitoli- Setahun sudah tepatnya 01 Juli 2016 silam, Kasus salah tembak yang dilakukan oleh oknum Anggota Polres Nias, Bripka DZ, terhadap Dharma Bakti Simbolon alias Ade (28) kini masih mengendap di Polres Nias.

Atas insiden tersebut, Beberapa aktivis mengancam akan membawa kasus ini ke Ombudsman RI bahkan ke Kompolnas.

" Kasus itu sudah dilaporkan secara Pidana dan Etik. Jika memang masih tidak ada perkembangan atas proses nya hingga ke meja hijau. Maka kasus itu akan kita giring ke Ombudsman dan Kompolnas.". Ucap Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kota Gunungsitoli, Krisman Zebua alias Ama Imel, Di Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Gunungsitoli. Kamis (7/9/2017)

Ditempat yang sama, Ketua DPD LSM Gerakan Peduli Tanah Air (GEMPITA) Kepulauan Nias, Sabarman Zalukhu, Mengharapkan kepada Kepala Kepolisian Resort Nias AKBP Erwin Horja Sinaga, Agar segera menuntaskan kasus tersebut.

Sabarman menambahkan bahwa terkait dengan prinsip yang pernah dikemukakan oleh Pak Kapolres Erwin yakni "Bersih kedalam Hajar Keluar (melakukan bersih - bersih internal)" adalah suatu terobosan yang perlu di acungkan jempol. 

Dia berharap prinsip itu juga dapat diterapkan terkait masalah ini yang dinilai dapat mempengaruhi marwah lembaga Polri.

"Pak Erwin adalah pimpinan baru di Polres Nias. Saya yakin bahwa beliau komitmen untuk menegakkan keadilan bagi mereka yang tertindas. Saya yakin bawa pak Erwin tak akan membela jika ada oknum anggotanya yang salah. Saya sampaikan bahwa ini masalah individu dan hanya ulah oknum, bukan masalah institusi. Karena kami juga cinta Polri.". Tuturnya 

Sedangkan Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Nias, Yasamoni Gulo, Menyatakan pihaknya mendukung segala langkah yang dilakukan dalam mendesak kemajuan atas perkembangan kasus tersebut. Kamis (7/9)

Menurut dia, Bila perlu masalah ini juga di laporkan ke Komnas HAM RI dan Kemenko Polhukam RI. Dia menyatakan bahwa PWRI siap memfasilitasinya.

"Kasihan Ade Simbolon itu. Dia difitnah membawa narkoba dan ditembak gitu saja tanpa ada bukti hingga saat ini. Dia tulang punggung yang menafkahi ibunya yang sudah ditinggal suami. Mereka orang susah dan hanya jualan ikan asin.". Ujarnya (tim/Al)
Home