Home
 
 
 
 
Bantah Pernyataan Ketua Komisi B DPRD Nias Barat, Soziduhu Gulo: itu pernyataan yang keliru

Sabtu, 23/09/2017 - 10:24:27 WIB
Nias Barat- Pernyataan Ketua Komisi B DPRD Nias Barat, Taufik Fatizaro Gulo,SE di media sorotkeadilan.com dibantah oleh salah seorang pemuda asal Desa Lawelu Soziduhu Gulo.

Dikutip dari media online sorotkeadilan.com, Taufik membeberkan mekanisme penyeleksian berkas para CAKADES oleh panitia sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. Ia berdalil bahwa pedoman panitia sudah benar sesuai dengan Perda No. 2 tahun 2014.

"Kami dari Komisi B telah mempertanyakan tentang TATIB dan mekanisme PILKADES ini dan panitia menjelaskan bahwa Yustenia Gulo pada saat pendaftaran, tidak dapat menunjukkan Ijazah SMP yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sesuai Perda Nomor 2 tahun 2014. Ia hanya bisa menunjukkan SKHU SMA, paket C. Jadi bukan sengaja digagalkan. Kita harus juga mempedomani bahwa peraturan Bupati tidak boleh bertentangan dengan dengan perda." ujar Taufuk diKutip dari media sorotkeadilan.com. 

Pernyataan Taufik ini merupakan imbas dari kisruh di PILKADES Desa Lawelu kecamatan Ulu Moroi Kabupaten Nias Barat. Menanggapi hal itu, salah seorang pemuda Asal desa Lawelu Soziduhu Gulo membantahnya. 

Sozi Gulo menilai pernyataan Ketua Komisi B tersebut merupakan pernyataan yang keliru dan tidak berdasar.

"Saya sangat menyayangkan pernyataan itu. Apalagi yang bersangkutan berbicara atas nama Ketua Komisi B. Sebenarnya, ia juga putra desa Lawelu, kan bisa dibicarakan secara kekeluargaan. Jadi, saya menganggap Pernyataan itu merupakan pernyataan yang keliru dan tidak berdasar". Tegasnya.

Sozi menambahkan, bahwa sebaiknya Taufik Fatizaro Gulo,SE membaca peraturan itu dengan baik dan benar. Karena Dasar pelaksanaan PILKADES serentak tahun 2017 di Desa Lawelu telah tertuang dengan tegas dalam amanat Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 2 tahun 2017 dan Peraturan Bupati (PERBUP) No. 35 Tahun 2017.

"Baiknya, Pak Taufik membaca lagi dengan benar Perda dan Perbub yang mengatur tentang pelaksanaan PILKADES serentak tahun 2017 ini. Dasarnya jelas, yaitu: PERDA No. 2 Tahun 2017 dan PERBUP No. 35 Tahun 2017. Jangan sekedar sesumbar membuat pernyataan di media, tanpa landasan yang kuat". Tambahnya.

Sebelumnya, media online katanias.com memberitakan bahwa Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Barat mengakomodir CAKADES Yustenia Gulo untuk turut meramaikan PILKADES desa Lawelu. Namun tiba-tiba muncul pernyataan ketua komisi B DPRD Nias Barat Taufik Fatizaro Gulo,SE di media yang dinilai menambah panjang deretan dinamika dalam PILKADES Lawelu. (Tim/Alvin)
Home