Home
 
 
 
 
Hutan Lindung Dibiarkan Hancur?

Kamis, 23/11/2017 - 10:23:54 WIB
PELALAWAN- Pengamanan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang dinilai kurang perhatian kini sungguh berdampak buruk bagi kehidupan satwa didalamnya, bayangkan yang ada dalam hutan tersebut para petani sawit makin gencar dilakukan sejumlah orang, para petani ini dicukongi oleh sejumlah pejabat dan orang kaya di negara ini.

Bahkan petani dari India pun juga ikut merusak TNTN sayang belum ada terdengar upaya komplit dari Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Pelalawan, Riau, Hari kehari hutan yang katanya sebagai wisata alam dengan mengendarai Gajah ini kini tinggal nama.

"Lahan TNTN sudah berubah menjadi ajang memperkaya diri oleh oknum pejabat dan orang kaya, kalau tidak percaya silahkan survei lokasi," Jelas warga Gondai Solihin, Kamis (23/11/17).   

Dari pantauan udara tim Satgas Udara Penanggulangan Karhutla di Riau, tampak jelas Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) gundul, bahkan terlihat dengan jelas adanya aksi perambahan hutan, kemana kepala balai?.

"Sangat jelas sekali kawasan TNTN telah dirambah dalam skala besar-besaran, bahkan salah seorang mantan terpidanan korupsi ada disini membuka kebun seluas 1500 hektar," Jelas Lihin.

Dilokasi saat dia mencari getah Damar terlihat jelas kawasan TNTN telah dirambah dengan membabi buta, kondisi kawasan hutan terlihat sudah diratakan dengan rapi diratakan dengan alat berat, akibatnya penghasilan Solihin terancam gulung tikar.

Di tengah kawasan yang dirambah dia menemukan pondok di tengahnya, biasnya untuk menghemat biaya pembutan kebun biasanya mereka melakukan dengan mebakar.

"Untuk mencari kambing hitam para perambah hutan ini biasanya menyalahkan warga," Tukasnya.

Dikonfirmasi Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan, Supartono mengakui kalau TNTN sudah gundul. ***
Home