Home
 
 
 
 
SPBU Keritang Hulu Nakal Lagi, BBM Subsidi Kembali Dijual Kepada Penimbun

Senin, 27/11/2017 - 19:51:22 WIB
KEMUNING- Kejadian menegangkan terjadi di Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Minggu malam 26/11/17, Sekitar Pukul 22.30 Wib.

Berawal ketika 3 orang Jurnalis, yakni 2 orang Jurnalis Media Online Zonariau.com dan 1 orang Jurnalis TLLK melakukan peliputan Penyelewengan Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di SPBU Keritang Hulu dengan Nomor SPBU 13.292.602.

Terlihat dilokasi SPBU puluhan jerigen berjejer, tampak juga salah seorang petugas sedang melakukan pengisian BBM Jenis Bensin ke salah satu jerigen.

Salah seorang jurnalis Media Online zonariau.com Alviman Hulu melaksanakan peliputan dengan mengambil vidio, sembari melakukan siaran langsung melalui media sosial facebook. Sementara, dua orang jurnalis lainnya Inisial (Fer) dan (Ed) mengambil dokumen berupa vidio dan gambar peristiwa disekitar lokasi.

Oknum security SPBU mencoba menghalangi ketiga jurnalis tersebut. Beberapa orang yang berada disekitar lokasi juga yang diduga sebagai agen pengecer BBM Subsidi tampak merasa tak terima dengan kehadiran ketiga jurnalis itu, hal itu nampak dari raut wajah mereka yang merengut.

Ketiga jurnalis itu pun masih bertahan di lokasi dan masih mengambil dokumen berupa vidio. Tiba-tiba, oknum security yang tadinya sudah menjauh dari lokasi secara bersama-sama dengan beberapa oknum agen pengecer kembali mendekati Jurnalis zonariau com Alviman Hulu yang sedang mengambil dokumen vidio. 

Rombonga Oknum security tersebut sepertinya tersulut emosi, apalagi dengan adanya beberapa oknum agen pengecer yang berperan sebagai provokator yang memancing emosi orang lain yang berada disekitar lokasi untuk menghakimi jurnalis Alviman Hulu yang sedang menjalankan tugas.

"Hajar, Libas, Giling Aja lah", Suara Massa terdengar dari belakang.

Jurnalis Zonariau.com yang akrab dengan sapaan Bung Alvin itu memilih mundur dan menghindar sambil mengatakan bahwa negara ini negara hukum dan tidak dibenarkan main hakim sendiri.

"Ini negara hukum pak, jangan main hakim sendiri, Kami hanya menjalankan tugas, mohon dipahami", Ujar Alvin kepada massa.

Akhirnya massa memilih mundur dan tidak sempat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Alviman Hulu ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan bahwa dirinya melakukan peliputan sembari melakukan siaran langsung melalui sosial media facebook merupakan cara yang efektif.

"Meliput dengan cara Live di sosial media, menurut saya sangat efektif. Publik dapat mengetahui peristiwa apa yang sedang terjadi, jikalau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, paling tidak ada orang lain yang mengetahui sebab dan kronologis terjadinya suatu peristiwa tersebut", Pungkasnya.

Alvin menambahkan bahwa, SPBU Keritang Hulu ini sepertinya kebal hukum. Dimana beberapa kali telah di ekspos atas penyelewengan penyaluran BBM Subsidi ini, namun tidak ada upaya-upaya pencegahan dan upaya tindakan hukum dari pihak terkait.

"Luar biasa SPBU Ini, sepertinya kebal hukum, mungkin karna pengelolanya orang berduit, ya itulah susah kita bilangnya. Sudah berapa kali di ekspos pun, tak ada juga perubahan, kasihan masyarakat jika hal ini dibiarkan", Tandasnya. (Tim/Zrc)

Home