Home
 
 
 
 
Pernyataan Donal Trump Terkait Yerusalem Sebagai Kota Israel

Jumat, 08/12/2017 - 04:19:17 WIB
TANGERANG - Dubes AS mengklarifikasi Rilisan Klaim Konsultasi dengan RI soal Yerusalem Dubes AS untuk Indonesia terkait keputusan AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Menurut Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph Donovan ada kesalahpahaman dalam penerjemahan pernyataan Presiden AS Donald Trump bahasa Inggris dalam rilisan kebahasa Indonesia.

Dalam rilis yang diunggah di situs Kedubes AS, Donovan mengatakan sikap AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sudah dikonsultasikan dengan Indonesia. Komunikasi itu dilakukan sebelum klaim ini diumumkan Presiden AS Donald Trump.

"Saya juga di sini mengklarifikasi kesalahpahaman pernyataan dalam bahasa Inggris dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia dalam situs kami," ujar Donovan setelah bertemu Menlu Retno di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Kamis (7/12/2017).

Namun pernyataan ini diralat karena tidak tepat. Donovan kemudian membacakan ulang pernyataan resminya di depan wartawan, yang juga diunggah kembali di situs Kedubes AS, yakni:

"Ketika Presiden Donald Trump kemarin mengumumkan bahwa Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kota pemerintahannya, Presiden Trump juga menegaskan kembali secara publik bahwa Amerika Serikat mendukung status quo tempat suci Bukit Kuil atau Haram al-Sharif. Seperti yang diungkapkan oleh Presiden Trump dalam pengumumannya, 'Yerusalem kini, dan harus terus menjadi, tempat dimana warga Yahudi berdoa di Tembok Barat, umat Kristiani melintasi Jalan Salib, dan umat Muslim beribadah di Masjid Al-Aqsa.'

Presiden menekankan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk mencapai kesepakatan damai yang langgeng antara rakyat Palestina dan Israel. Termasuk mendukung solusi dua negara, bila disetujui oleh kedua belah pihak."

"Ini adalah pernyataan bahasa Inggris yang saya keluarkan awalnya hari ini, dan saya sesalkan terjemahannya dalam bahasa Indonesia tidak akurat," ujar Donovan.

Persoalan rilis Kedubes AS ini juga dibahas dalam pertemuan Donovan dengan Menlu Retno. Retno menyebut rilis Kedubes AS tidak sesuai dengan situasi sebenarnya.

Menteri luar negeri Indonesia Retno juga menyampaikan bahwa ada kesalahan penerjemahan dalam versi bahasa Indonesia tidak benar.

Retno juga mengaku bahwa penyataan Presiden AS Donal Trump terkait kota Yerusalem seperti yang disampaikan Donovan dalam penerjemahan dalam bahasa indonesia.

Retno juga berharap dengan penjelasan penerjemahan ini tidak ada salah pemahaman dalam pernyataan Presdien AS Donald Trump terkait Kota Yerusalem sebagai kota Israel. (Dani)
Home