Tiga prang pedagang emas di brondong kawanan perampok bersenjata api (senpi) beraksi di Jalan Lintas Timur, Simpan Muara Sako, Kecamatan Pelalawan, Riau, Rabu (6/12/2017). "> Tiga prang pedagang emas di brondong kawanan perampok bersenjata api (senpi) beraksi di Jalan Lintas Timur, Simpan Muara Sako, Kecamatan " />
Home
 
 
 
 
Pedagang Emas di Rampok Bersenjata Api, 3Kg Emas dan 160 Juta Raib

Jumat, 08/12/2017 - 05:09:57 WIB
PEKANBARU - Tiga prang pedagang emas di brondong kawanan perampok bersenjata api (senpi) beraksi di Jalan Lintas Timur, Simpan Muara Sako, Kecamatan Pelalawan, Riau, Rabu (6/12/2017).

Akibat perampokan itu Firdaus, M Nasir dan Wati mengalami kerugian tiga kilogram emas serta uang senilai Rp160 juta di bawa kabar kawanan rampok.

Perampokan ini menimpa tiga orang pedagang emas ini ketika baru saja pulang dari Pasar Langgam dengan mengendarai sebuah mobil Toyota Avanza sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat melintas di TKP, mobil korban lantas dipepet oleh sekawanan perampok yang juga mengendarai mobil Toyota Avanza berwarna hitam. Salah seorang pelaku kemudian melepaskan tembakan ke arah kaca mobil korban sebelah kanan.

Setelah korban berhenti, para perampok yang diduga berjumlah empat orang itu langsung masuk ke mobil korban dan mengikat serta memukuli ketiga korban sambil menguras emas serta uang tunai yang dibawa korban.

Puas menggasak tiga kilogram perhiasan emas serta uang milik korban Firdaus dan M Nasir yang masing-masing senilai Rp80 juta dengan total Rp160 juta.

Sedangkan ketiga korban dibawa dan dibuang dalam keadaan terikat di Simpang Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Polius Hendriyawan membenarkan adanya kasus perampokan yang membuang ketiga korbannya di wilayah hukum Polresta Pekanbaru tersebut.

"Semula korban sudah mendatangi Polsek Tenayan Raya untuk membuat laporan. Setelah dimintai keterangan dan TKP perampokan berada di wilayah Kabupaten Pelalawan, para korban kita arahkan untuk melapor ke Polsek Langgam, Polres Pelalawan," ucapnya.

Polius menambahkan, meski TKP perampokan tidak berada di wilayah Polsek Tenayan Raya, kita tetap terus berkoordinasi dengan pihak Polsek Langgam untuk memburu kawanan perampok yang diduga kuat menggunakan senpi rakitan tersebut. (Bat)
Home