Home
 
 
 
 
Ketua PK Golkar Alasa Bacaleg 2019 YZ Diduga Kuat Positif Menggunakan Narkoba

Kamis, 25/01/2018 - 10:06:46 WIB
GUNUNGSITOLI - Ketua pengurus kecamatan  partai golongan karya alasa (PK Partai Golkar Alasa) YZ diduga kuat positif menggunakan narkoba.

Diberitakan sebelumnya bahwa ketua PK partai golongan karya kecamatan alasa dengan inisial YZ ikut serta diboyong ke mapolres nias bersama 13 orang lainnya.

Ketika itu petugas kepolisian dari satres narkoba polres nias melakukan razia di salah satu tempat hiburan yang berada di kota gunungsitoli, minggu (21/1/2018) dini hari.

Dikutip dari media onlinesumut.com yang diterbitkan pada rabu 24/1/18 menyebutkan bahwa Kepala Badan Narkoba Nasional ( KBNN) Kota Gunungsitoli menyampaikan hasil tes urin yang dilakukan terhadap 14 orang terduga pengguna narkoba tersebut, 9 orang diantaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

ā€œAda 14 orang warga yang berhasil diamankan oleh Satuan Res Narkoba Polres Nias, usai kita tes urine diantaranya 9 orang positif narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasiā€ ujar Kepala BNNK Gunungsitoli, AKBP Faduhusi Zendrato dikutip dari onlinesumut.com, Rabu (24/01/2018).

Selanjutnya, Kepala BNNK Gunungsitoli menjelaskan bahwa kesembilan yang dinyatakan positif tersebut berinisial RZ, LHS, FZ, YH, YAZ, MKD, YPZ, BSH, YZ sedangkan yang negatif JSP, TZ, FZ, HI, HHM.

ā€œKita hanya sebatas tes urine saja dan proses penyelidikan dilakukan oleh penyidik Satresnarkobaā€Jelas Faduhusi.

Hal inilah yang menimbulkan asumsi kepada publik dimana ada dua inisial yang menyerupai nama ketua PK Golkar Alasa yakni inisial YAZ dan YZ.

Menurut salah seorang sumber kepada zonariau.com mengatakan bahwa inisial YZ yang turut disebutkan oleh KBNN Kota gunungsitoli tersebut merupakan inisial nama ketua PK Golkar Alasa.

"YZ itu inisial nama ketua PK golkar alasa bro, ujar sumber kepada zonariau.com kamis 25/1/18.

Sumber itu pun merasa terkejut atas kejadian itu dimana ketua PK partai golkar alasa tersebut dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada 2019 mendatang.

"Kok bisa begitu ya? padahal berhembus isu, 2019 mendatang dia itu mau jadi caleg", ujar sumber lebih lanjut. 

Sementara itu, ketika dikonfirmasi hal ini kepada wakil ketua DPC partai golkar kabupaten nias utara Rozama Lase rabu 24/1/18 kepada zonariau.com Rozama Lase mengatakan bahwa pihaknya terlebih dahulu menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.

"Kita sedang menunggu hasil penyelidikan dan info resmi dari pihak terkait", ujar Rozama Lase via Whatsapp.

(Tim/Irwan/Al)

Home