Home
 
 
 
 
Mau Konfirmasi Jalan Rusak di Siak, Oknum Sekuriti PU Riau Halangi dan Usir Wartawan

Selasa, 06/02/2018 - 23:36:13 WIB
PEKANBARU - Jalan simpang maredan menuju perawang rusak parah, mobil truk yang bermuatan buah sawitpun terpuruk di tengah jalan sebelum menuju tujuan.

Mobil PT LECO tesebut di kemudikan Dedi Turnip  dengan nomot pelat Polisi  BM 9339 TE, Dedi mengaku mobilnya terjebat dari pukul 14.00 Wib dan hingga sore hari belum tertarik.

Mobil truk yang bermuatan 18 ton sawit tersebut dimuat dari Minas dengan tujuan simpang beringin Siak, tau-tau nasib apes sang supir terjebak ditengah jalan yang kedalamnya sekitar 50 cm.

Jalan tersebut sepertinya sudah lama kerusakannya, ditambah lagi dengan jumlah kendaraan yang lalu lalang yang diduga melebihi tonase jelas salah seorang warga yang tak mau disebut namanya.

Menurut pengakuan Rasul, salah satu warga yang tinggal di RT02 RW 02 Kampung Gasib mengatakan jalan tersebut sudah lama rusak namun pihak dinas terkait kurang memperhatikan.

" Tolong di muat pak di media, agar terbantu kabar daerah seperti ini adanya dan dapat  perhatian dari pemerintah," ujarnya Rasul Sabtu 3/2/2018..

Sementara kepala Dusun Pangkalan Pisang Kecamatan Koto Gasib mengatakan, "Jalan dari simpang empat Dayun hingga ke simpang Bundaran Maredan pernah di perbaiki sekitar  tahun 2017 sebelum puasa. Nah, kebetulan saat itu pas mau datangnya Panglima TNI." ujarnya Budiarto.

Foto Samadi Zai.

Budiarto menuturkan, saat itu kalau nggak salah dikerjakan oleh dinas PU Provinsi Riau. "Mereka hingga kerja malam saat itu, dan menggesa penyelesaian jalan itu karena dilewati pejabat tinggi." ulasnya Budiarto.

Lanjutnya, hasil perkerjaan itu tak berlangsung lama. Sekitar tiga empat bulan setelah itu lubang sudah mulai bermunculan dan sampai sekarang tak ada perbaikan." terangnya Budiarto.

" Pernah mas salah satu pengendara honda beat menitipkan keretanya ditempat saya karena pecah mesinya karena lobang jalan disini sudah parah.." jelasnya Budiarto.

Ketika wartawan zonariau.com mau konfirmasi ke dinas  selasa 5/2/2018 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, tak satupun yang berada tempat. Saat mau tanya kepada Kabid Binamarga Yunan ST MT, justru mendapat cara tak sedap dari oknum sekurti yang bernama Ronal.

" Ngapa-ngapa...!!, Kabid tak ada. Kalaupun ada kau tak boleh masuk," Ujarnya Ronal melarang wartawan ketemu dengan kepala binamarga dinas pu tersebut.
Tak hanya itu, Ronal malah naik pitam yang tak tentu arah. Usai itu malah mengajak wartawan untuk berduel dan mengusir dengan kasar.

" Kau pergi dari sini.!! Atau kau di tampeleng oleh Edi...Cepat...cepat keluar...".sambil megang hp menelpon seseorang.

Foto Samadi Zai.

Mendengar suara Oknum sekuriti ini yang besar dan kasar, staf sekretaris Alisubagyo sempat menegur dan nanya masalah apa, namun tak digubrisnya.

Sikap arogansi oknum sekuriti ini tak sepantasnya dilakukan bila memahami UU PERS Tahun 1999, karena apa yang dilakukannya telah melaggar aturan dan ketentuan UU, dan dapat menimbulkan ketidak sejalannya media dan dinas bersangkutan.

Ketika mau keruangan kepala dinas binamarga pu provinsi riau,  menurut pengakuan Stafnya Ir. Dadang Eko Purwanto MT tak masuk sejak pagi hingga sore hari. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau. (Zai)




Home