Kader Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memaparkan alasan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo cocok menjadi calon wakil presiden Joko Widodo di Pilpres 2019."> Kader Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memaparkan alasan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo cocok menjadi cal" />
Home
 
 
 
 
Gatot Nurmantyo Cocok Menjadi Cawapres di Pilpres 2019

Jumat, 13/04/2018 - 17:10:24 WIB
JAKARTA - Kader Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memaparkan alasan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo cocok menjadi calon wakil presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

“Pak Gatot adalah sosok yang tepat untuk mendampingi beliau [Jokowi] pada Pilpres mendatang," kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar DIY, John Serang Keban di Yogyakarta, Jumat (13/4/2018).

Pasalnya, kata Keban, Gatot adalah sosok yang nasionalis dan figur penyeimbang yang diterima oleh kalangan umat mayoritas.

"Orang TNI itu saptamargais sehingga soal kebangsaan beliau tidak diragukan lagi. Disamping itu Pak Gatot basisnya Muhammadiyah dan diterima semua kalangan umat," kata dia.

Sehingga, ia mengatakan: "Kami meminta Pak Jokowi mempertimbangkan [Gatot sebagai cawapres].”

Namun, dia menyatakan bahwa DPP Partai Golkar bersikap untuk menyerahkan semua keputusan kepada Jokowi untuk memilih calon wakil presidennya di Pilpres 2019.

Baca juga: Cak Imin Patah Hati Bila Ditolak Jadi Cawapres Jokowi

Meski demikian, ia tetap mendorong untuk mengomunikasikan aspirasi pemilihan Gatot. "Kami telah mengomunikasikan hal ini kepada Ketua Umum (DPP Partai Gokar) secara tertutup," kata dia.

Keban mengatakan, Pilpres 2019 akan menjadi momentum untuk memilih dua figur pemimpin yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa.

Salah satu masalah yang berpotensi muncul di Pilpres 2019, kata dia, adalah disintegrasi bangsa akibat politik identitas yang cenderung menguat.

"Dengan demikian Pak Gatot bisa menjadi sosok pendamping yang tepat bagi Pak Jokowi untuk merajut kembali kesatuan elemen anak bangsa yang sudah terlanjur terbelah akibat ekses Pilkada DKI lalu," kata Keban. (Syukur)
Home