Gerakan Muda Ono Niha atau disingkat GEMONI merupakan Gerakan Kepemudaan Nias yang diharapkan akan membangkitkan kembali semangat substansial Perjuangan Kepemudaan untuk kepulauan Nias tercinta. "> Gerakan Muda Ono Niha atau disingkat GEMONI merupakan Gerakan Kepemudaan Nias yang diharapkan akan membangkitkan kembali sem" />
Home
 
 
 
 
GEMONI RUNNING PROGRAM 1000 BUKU UNTUK KEPULAUAN NIAS

Selasa, 07/08/2018 - 16:00:45 WIB
Gerakan Muda Ono Niha atau disingkat GEMONI merupakan Gerakan Kepemudaan Nias yang diharapkan akan membangkitkan kembali semangat substansial Perjuangan Kepemudaan untuk kepulauan Nias tercinta. 

Gerakan ini diinisiasi oleh beberapa orang pemuda asal Kepulauan Nias dengan berbagai latar belakang keilmuan, profesi, dan juga aktivis dari berbagai organisasi Lintas Kepulauan Nias dan Nasional. 

Berdiri di Jakarta pada kisaran Mei 2018 setelah melalui kajian dan diskusi dialektis kritis dari berbagai kalangan terutama pemikir-pemikir diaspora kepemudaan Nias (Ono Niha) yang tinggal di Jakarta. 

Mengusung Visi: Terwujudnya Kepulauan Nias yang Berkepribadian dan Berwawasan Global, dengan Motto : Maju Bersama!!!. 

Berdasarkan uraian dari Ketua Umum GEMONI, Vokus Harefa menjelaskan bahwa organisasi ini nantinya akan menjadi Gerakan Pengkaderan, Gerakan pemikiran sekaligus sebagai Gerakan perjuangan Bersama. Lebih lanjut dijelaskan sebagai berikut:

Sebagai Gerakan Pengkaderan, GEMONI akan konsentrasi pada Pengembangan Kapasitas dan Kapabilitas Kader, Sehingga dalam perkembangannya akan ada modul Pola Pendidikan Kader yang jadi panduan bersama. 

Seorang Kader GEMONI akan ditempa dan diisi dengan 5 prinsip organisasi (pancaprinsip) GEMONI yaitu : Spiritualitas, Profesionalitas, Integritas, Loyalitas dan Kreativitas. Secara singkat berikut penjelasan terkait pancaprinsip tersebut:
Spiritualitas: Berkaitan dengan Manusia dan sang Pencipta. 

Spirit ini yang membangun intergritasdan komitmen kader dalam menyuarakan suara kebenaran. Iman yang kuat merupakan sesuatu yang lahir dari dalam diri dan tidak dapat tergantikan dengan sesuatu yang berada diluar diri. 

Dengan iman juga, kader-kader GEMONI akan menyadari dirinya sebagai ciptaan yang sempurna dari Tuhan dan menjawab panggilannya sebagai orang Manusia. Profesionalitas: Tinggi ilmu merupakan karakter sebagai masyarakat intelektual, Kader-kader GEMONI menguasai bidang ilmu yang ditekuninya dan juga memiliki wawasan pengetahuan umum yang luas. 

Integritas :  Kader GEMONI memiliki konsistensi dalam tindakan-tindakan, nilai-nilai, metode-metode, ukuran-ukuran, prinsip-prinsip, ekspektasi-ekspektasi dan berbagai hal yang dihasilkan. Kader yang berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat. Loyalitas: Kader-kader harus mampu berinteraksi dengan masyarakat serta terjun kedalam masyarakat untuk melakukan pembaharuan. 

Kader harus mampu mengaplikasikan ilmu yang telah dimilikinya serta berdasarkan tanggung jawab iman masing-masing. Kreativitas: Merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberi ide innovatif dalam memecahkan masalah. Kader harus mampu membaca situasi dan fenomena perkembangan jaman - teknologi untuk kemudian secara kreatif mampu beradaptasi, berpartisipasi dan mengawal.

Sebagai Gerakan Pemikiran, GEMONI akan menjadi ruang diskusi dan etalase pemikiran tentang asal muasal, sumber, metode, struktur dan validitas atau kebenaran pengetahuan (epistemologi), yang akan bermuara pada tujuan pengetahuan itu sendiri Seni, Etika, dan Estetika. Harapannya seorang kader, akan mampu merancang, menguraikan (metodologis), mengeksekusi program sampai tahap menjadi professional dan mampu berbagi ilmu pengetahuan yang dimiliki. 

GEMONI juga akan turut serta ambil bagian dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Nias. 

Sebagai Gerakan PERJUANGAN, GEMONI akan ikut andil dalam mengawal kebijakan-kebijakan Pemerintah yang tidak pro Rakyat, atau tidak pro Demokrasi. Sekaligus memunculkan gagasan dan ide untuk Kepulauan Nias pastinya. Memberikan pendampingan, advokasi dan kajian hukum kepada Masyarakat Nias yang membutuhkan, demi terciptanya keadilan dan kesetaraan semua Manusia di depan Hukum. 

Turut serta untuk memperjuangkan Hak-hak Masyarakat baik yang bersifat individu maupun Hak Kepulauan Nias yang tidak kunjung mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah pusat. 

PROGRAM 1000 BUKU UNTUK KEPULAUAN NIAS

Program 1000 Buku untuk Kepulauan Nias merupakan program awal GEMONI sebagai wujud keprihatinan akan kualitas pendidikan di Kepulauan Nias yang tidak tertangani secara serius oleh Pemerintah. 

Kesetaraan akses pada sarana dan fasilitas pendidikan seperti buku sangat menentukan kualitas pendirikan yang akan didapatkan oleh peserta didik. Menurut Sekretaris Umum GEMONI (Yaman Gea), Sekolah-sekolah di Kota Gunungsitoli tidak dapat dibandingkan dengan Sekolah yang ada di pedalaman kepulauan Nias, karena fasilitas dan perangkat pendidikannya berbeda jauh. 

Jumlah buku bacaan, laboratorium, bahkan kualitas gurunya pastinya tidak seimbang. Oleh karena itu, sebagai wujud konsistensi GEMONI dalam mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kepulauan Nias, program 1000 buku ini menjadi start awal dan terus-menerus akan dipolopori oleh GEMONI.

Secara teknis, inisiator program 1000 buku tersebut (Rendy Dachi) yang juga merupakan Wakil Ketua Umum GEMONI, mengatakan bahwa GEMONI akan bekerjasama dengan Perpustakaan, Penerbit, Dinas atau Kementrian terkait dan juga individu-individu yang ada di Jakarta untuk mengumpulkan buku. 

GEMONI menyalurkan buku yang terkumpul per 3 bulan ke Sekolah-sekolah atau Yayasan yang membutuhkan di Kepulauan Nias. Buku-buku yang terkumpul akan disortir oleh tim dan kemudian disesuaikan tingkat serta minat baca masing dalam pendistribusian buku. GEMONIā€¦Maju Bersama!!!

Press Rilis: Tim GEMONI
Home