Home
 
 
 
 
Trump Desak Arab Saudi Beri Jawaban Hilangnya Wartawan di Turki

Kamis, 11/10/2018 - 12:41:59 WIB
ISTANBUL - Kasus menghilangnya seorang jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi pada 2 Oktober 2018 pihak otoritas Turki terus melakukan penyelidikan.

Khashoggi dinyatakan menghilang sejak mendatangi Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen resmi bagi pernikahannya dengan tunangannya asal Turki, dan itu Hatice tunangan Khashoggi bersama saat mendatangi Konsulat Saudi di Istanbul menemaninya namun tidak diizinkan masuk bersamanya.

Namun, Hatice pun menunggu di luar Konsulat Saudi namun Khashoggi tidak pernah keluar.

Seperti dilansir media lokal Turki, Hurriyet Daily News, Senin (8/10/2018), surat kabar lokal Sabah dalam laporan terbaru pada 8 Oktober ini menyebut 'kecurigaan terbesar' dalam penyelidikan atas hilangnya Khashoggi adalah sejumlah mobil van yang terlihat keluar dari Konsulat Saudi.

"Dua dari enam kendaraannya meninggalkan konsulat dalam waktu dua jam setelah Khashoggi memasuki gedung tersebut," sebut surat kabar Sabah dalam laporannya.

Kedua mobil van berwarna hitam itu diketahui merupakan milik Konsulat Saudi. Salah satu dari mobil van itu memiliki kaca jendela gelap.

Laporan sebelumnya menyebut bahwa pihak kepolisian Turki telah memeriksa kamera-kamera pengawas dan tidak melihat Khashoggi meninggalkan konsulat Saudi di Istanbul dengan berjalan kaki. Namun diketahui banyak mobil diplomat yang keluar-masuk dari gedung Konsulat Saudi di Istanbul.

Surat kabar Sabah melaporkan bahwa setidaknya ada enam kendaraan yang terpantau keluar dari Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Enam kendaraan itu terbagi dalam dua grup, yakni grup yang melaju ke sebelah kiri dan grup yang melaju ke sebelah kanan Konsulat Saudi.

Karena mobil-mobil van ini memiliki plat nomor warna hijau yang berarti memiliki kekebalan diplomatik, maka Kepolisian Turki tidak bisa menggeledah dan memeriksanya lebih lanjut.

Laporan surat kabar Sabah menyebut mobil van warna hitam dengan kaca jendela gelap diketahui bergerak ke arah jalan raya D-100, usai keluar dari Konsulat Saudi pada 2 Oktober lalu. Ditambahkan juga bahwa Kepolisian Turki masih mengkaji rekaman kamera keamanan untuk mengidentifikasi sopir dan penumpang di dalam mobil-mobil van itu.

Tidak hanya itu, Kepolisian Turki juga memfokuskan penyelidikan pada 15 warga negara Saudi yang datang ke Turki dengan dua pesawat pada 2 Oktober lalu. Sebanyak 15 warga Saudi itu disebut masuk dan keluar dari Konsulat Saudi di Istanbul pada hari yang sama saat Khashoggi menghilang.

Sebelumnya Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Mohammad Al-Otaibi menegaskan bahwa Khashoggi tidak ada di dalam kompleks konsulat Saudi. Dalam pernyataan terpisah kepada Bloomberg, putra mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) menyebut Khashoggi keluar setelah satu jam berada di dalam Konsulat Saudi pada 2 Oktober lalu. Pernyataan itu membantah otoritas Turki yang bersikeras bahwa Khashoggi masih berada di dalam Konsulat Saudi.

Otoritas Saudi, melalui kantor berita Saudi Press Agency (SPA), juga telah membantah keras laporan media-media yang menyebut Khashoggi dibunuh di dalam kompleks konsulat. Pejabat Konsulat Saudi di Istanbul menegaskan bahwa laporan itu merupakan 'tuduhan tak berdasar.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Arab Saudi untuk memberikan jawaban atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi usai mendatangi konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Pejabat-pejabat Turki menyebut jurnalis pengkritik pemerintah Arab Saudi itu dibunuh di dalam gedung konsulat Saudi.

Trump mengatakan, dirinya telah berbicara "lebih dari sekali" dan "di tingkat tertinggi" dengan mitra-mitra di Arab Saudi, yang merupakan salah satu sekutu terdekat Washington dan pasar kunci bagi industri senjata AS.

"Kita menuntut semuanya," kata Trump kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/10/2018).

"Kita tak bisa membiarkan ini terjadi, pada para reporter, pada siapapun," imbuhnya. "Kita sangat kecewa melihat apa yang terjadi. Kita tidak menyukainya dan kita akan mengungkap ini hingga ke dasarnya," kata Trump. (Nia)

Sumber: Detik.com
Home