Home
 
 
 
 
Inspektorat dan BPKP Harus Lebih Pintar Lagi Mengawasi Alokasi Anggaran

Kamis, 21/03/2019 - 23:23:35 WIB
JAKARTA - Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampunggi Kepala Inspektorat Provinsi Riau menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Tahun 2019 yang dibuka oleh Bapak Wakil Presiden RI Yusuf Kalla (JK) 21/3/2019 di Hotel Bidakara Jakarta.

Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Tahun 2019 yang dibuka oleh Bapak Wakil Presiden RI Yusuf Kalla dalam rangka memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah  yang diusung tema "Penguatan APIP dalam Mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Pembangunan yang Berkualitas".

Akuntabilitas, terus menjadi fokus pemerintah saat ini dalam menjalankan program-program yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019. Pemerintah tidak hanya concern pada delivery program saja, tapi juga aspek akuntabilitas pengelolaannya.

Salah satu wujud nyata peran APIP dalam mengawasi pengelolaan keuangan pemerintah ditunjukkan dengan meningkatnya tren opini atas laporan keuangan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Saat menyampaikan keynote speech-nya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla  menekankan bahwa pengawasan selalu menjadi elemen penting dari sistem pemerintahan.

"Tanpa pengawasan, pelaksanaan pemerintahan tidak akan mencapai hasil yang diinginkan," paparnya Wakil Presiden

JK juga juga menyebutkan, melihat kondisi anggaran yang setiap 10 tahun mengalami peningkatan hingga 2 kali besarnya dan alokasi anggaran sampai ke desa, artinya aliran uang ke lembaga semakin besar, dana semakin besar, dan yang mendapat anggaran pun semakin banyak.

Dengan begitu, pengawasan yang dilakukan jadi semakin luas. "Rumusan korupsi makin luas. Inspektorat dan BPKP harus lebih pintar lagi, lebih dalam lagi dalam mengawasi," ujarnya JK.

Wakil Presiden yang sudah dua periode ini juga menjelaskan bahwa pengawasan dalam bentuk pencegahan dinilai lebih penting dan efektik sehingga APIP harus semakin berkerja keras dalam pengawasan untuk indonesia lebih maju lagi. (Dani/zrc)
Home