Home
 
 
 
 
Jalin Silaturahmi, KPU Bengkalis Ngopi Bareng Bersama Insan Pers

Kamis, 11/04/2019 - 15:57:49 WIB
BENGKALIS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis menggelar Coffee Morning dengan sejumlah Awak Media yang bertugas di Kabupaten Bengkalis. Kamis(11/04/19).


Mengawali kegiatan ngopi bersama ini, Ketua KPU kabupaten Bengkalis Fadhillah Al Mausuly  mengatakan bahwa tujuan dari coffe morning ini adalah untuk menjalin silahturahim dan menjalin komunikasi antara KPU dengan awak media terutama penyampai informasi agar mengetahui tahapan pada pemilu 2019 nantinya.


“Kami berharap kepada rekan pers, bila ada sesuatu yang berhubungan dengan Pemilu 2019, mari kita komunikasikan bersama supaya antara berita dan informasi yang didapat, akan lebih harmoni agar pemilu nantinya bisa berjalan dengan aman dan damai. Ungkapnya.


Silaturahim tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi KPU terutama Divisi SDM dan Parmas yang membutuhkan agar informasi yang disosialisasikan benar benar sampai kepada masyarakat.


Sebagaimana yang disampaikan ketua devisi SDM dan Parmas Feri Herlinda mengatakan Peran media (cetak, elektronik dan online) sangat penting dan berpengaruh untuk mensosialisasikan kegiatan yang telah dilaksanakan KPU, Dimana, KPU kabupten Bengaklis sedang mempersiapkan tahapan Pemilu 2019. Oleh sebab itu, peran media nantinya akan menyampaikan informasi seputar Pemilu 2019 sehingga informasi bisa sampai keseluruh masyarakat.


"Sesuai dengan tugas devisi kami untuk menyampaikan informasi ke masyarakat, dan kami sudah mensosialisasikan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum 17 april 2019, kami sangat berharap kepada rekan media untuk menyebar luaskannya sehingga informasi ini benar-benar sampai hingga ketangan masyarakat khususnya Kabupaten Bengkalis," ungkap Herlinda


Diakuinya, meskipun kadang ada kendala dilapangan, tetapi kami tetap melakukan sosialisasi ini kepada masyarakat tujuannya memberikan kecerdasan terhadap warga dalam memberikan hak suara mereka secara benar pada pemilu 17 April 2019 nanti dengan cara seperti ini, maka  pencapaian partisipasi warga untuk memberikan hak pilihnya akan meningkat.


“Masih banyak masyarakat kita yang belum memahami tahapan pemilu, seperti di pelosok Desa yang minim informasi tentang seperti cara pencoblosan yang benar, cara mengenal warna kartu suara, dan hak pilih bagi distabilitas,” tutup Herlinda. (Rdn/rls)**
Home