Pasalnya, kendaraan motor roda dua RX-King milik Aryo dibakar massa hingga tak tersisa. Kendaraan roda dua itu terbakar ketika massa aksi 22 Me"> Pasalnya, kendaraan motor roda dua RX-King milik Aryo" />
Home
 
 
 
 
Massa Brutal bakar Pos Polisi dan Motor Wartawan

Jumat, 24/05/2019 - 08:43:18 WIB

JAKARTA - Buntut kericuhan antara massa aksi 22 Mei dengan aparat kepolisian yang terjadi di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, telah merugikan banyak pihak. Salah satunya adalah yang menimpa terhadap wartawan kontributor Net TV, Aryo.

 

Pasalnya, kendaraan motor roda dua RX-King milik Aryo dibakar massa hingga tak tersisa. Kendaraan roda dua itu terbakar ketika massa aksi 22 Mei membakar Pos Polisi Thamrin.

Aryo menyatakan, massa sangat membabi buta ketika kericuhan terjadi. Bahkan, kata Aryo, bukan hanya motornya saja yang dibakar habis massa. Tetapi, ada motor lainnya yang juga dilihatnya telah dibakar.

"Motor saya habis dibakar massa aksi 22 Mei. Tadi saya lihat ada tiga motor lagi yang dibakar. Sekaligus barang-barang lainnya didalam Pos Polisi," kata Aryo saat ditemui di Sarinah, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

 

Aryo sangat menyayangkan aksi beringas dari massa aksi. Pasalnya, kata Aryo, dirinya sempat ingin menyelamatkan motornya. Tetapi, hal itu dilarang massa aksi.

"Pas saya ingin selamatkan motor, namun yang saya terima malah perlakuan penolakan dan diancam," ucap Aryo.

Diketahui, bentrokan antara pihak kepolisian dengan massa aksi terjadi sudah selama satu jam. Bentrokan terjadi setelah pihak kepolisian berupaya membubarkan massa aksi yang masih bertahan di depan Gedung Bawaslu.***


Sumber : aktualonline.com

Home