Sesuai dengan hasil pulbaket dari awak media pada tanggal 10/05/2019 kapal migas yang berlabuh di pelabuhan Gunungsitoli kota Gunungsitoli diduga mengangkut solar yang diduga diperuntukkan di PLN kota Gunungsitoli."> Sesuai dengan hasil pulbaket dari awak media pada tanggal 10/05/2019 kapal migas yang berlabuh di pelabuhan Gunungsitoli kot" />
Home
 
 
 
 
Kapal Tengker Bersandar di Pelabuhan Gunungsitoli Menuai Pertanyaan

Senin, 27/05/2019 - 18:07:35 WIB
NIAS- Sesuai dengan hasil pulbaket dari awak media pada tanggal 10/05/2019 kapal migas yang berlabuh di pelabuhan Gunungsitoli kota Gunungsitoli diduga mengangkut solar yang diduga diperuntukkan di PLN kota Gunungsitoli.

Berlabuhnya kapal tengker yang diduga mengangkut solar ini diduga telah melanggar peraturan pemerintah PP No.69 tahun 2001 pasal 1 ayat 1 tentang kepelabuhanan.

Lanjut ketika awak media mengkonfirmasi kepada Feri Hutagalung melalui via what's app pada Senin 27/05/2019 memaparkan kami hanya mengangkut atau transportir. Kalau migas itu bisa bongkar muat di pelabuhan bro, untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan kepada PT. PELINDO, keagenan, atau KSOP bro. Minyak itu dari Pertamina untuk PLN, papar Feri Hutagalung.

Lanjut saat awak media mendatangi kantor PELINDO 1 di jalan Yos Sudarso kota Gunungsitoli untuk konfirmasi tidak membuahkan hasil karena pimpinan kantor PELINDO lagi berada diluar daerah tutur staf bagian umum yang tidak menyebutkan namanya. Ditempat yang berbeda ketika awak media mendatangi KSOP yang berada di jalan Yos Sudarso juga tidak membuahkan hasil dikarenakan tak ada yang bisa dikonfirmasi, tutur Syukur Harefa yang mengaku sebagai staf.

Saat konfirmasi kepada Sonni Lahagu,SE ketua GNPK-RI Nias di puncak RRI, didesa Iraono Geba kota Gunungsitoli menuturkan bahwa berlabuhnya dan bongkar muat kapal migas di pelabuhan kota Gunungsitoli, Sumatera Utara sangat beresiko besar. Lanjut Soni mengatakan ada apa PELINDO 1 Gunungsitoli dan KSOP memberikan izin. Diduga ada Kongkalikong diantara mereka ini, tuturnya. (Rls/Tim/AL)
Home