Home
 
 
 
 
IKNR dan HIMNI Soroti Kematian 2 Anak Karyawan di First Resources

Sabtu, 22/06/2019 - 11:38:20 WIB
Drs.Sozifao Hia, M.Si ketua DPD HIMNI Riau dan Sefianus Zai,SH Ketua Umum DPP IKNR
TERKAIT:
PEKANBARU -  Tewasnya dua oranga anak pekerja karyawan PT.Bumi Sawit Perkasa di Tapung Hulu Kampar Riau menuai reaksi masyarakat.

Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia ( HIMNI ) Riau Drs.Sozifao Hia, M.Si meminta ketegasan Polda Riau untuk menyidik kasus ini dengan profesional, ia berharap Penyidik segera tetapkan ditektur perusahaan sebagai tersangka.

Ia mengatakan bahwa keselamatan pekerja dan keluarga pekerja adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. " Kalau nyawa keluarga pekerja hilang akibat kelalaian manajemen perusahaan maka perusahaan harus bertanggung jawab, dan direkturnya harus diprosea hukum," tegasnya kepada zonariau.com melalui sambungan telepon. Sabtu 22/06/2019.

Sozifao Hia yang sudah dua periode menjabat ketua DPD HIMNI Riau ini juga menghimbau keluarga korban agar tidak takut kepada manajemen perusahaan dalam kaitan tewasnya anak mereka.

Di tempat terpisah Ketua Umum Ikatan Keluarga Nias Riau ( IKNR ) juga menyoroti lemahnya SOP Keselamatan di lingkungan Group First Resources tersebut. Padahal First Resources adalah perusahaan yang sudah punya ISO keselamatan kerja. Ia menduga Direktur perusahaan PT Bumi Sawit Perkasa selaku holding Firs Resources mengabaikan SOP keselamatan kerja di bidang kelistrikan. Mungkin tenaga teknis kelistrikan PT BSP ini tidak memiliki Keahlian dan Kemampuan Dasar ( KD ) tentang Listrik. Sehingga kabel-kabel Listrik di biarkan berseliweran yang memakan korban jiwa.

" Kita minta penyidik tuntaskan penyidikan dan tetapkan Direktur PT.BSP sebagai tersangka dalam hal kelalaian manajemen," ucap Sefianus Zai.

Diberitakan sebelumnya bahwa Adikfan Zai dan  Elmqn Krismanjaya Telaumbanua  kedua anak  yang masih  duduk disekolah SD ini meninggal akibat tersengat listrik dari kabel listrik Genset perusahaan. ***
Home