Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait adanya dugaan keterlibatan Ka. UPTJJ Gunungsitoli Equator J Daeli atas gagalnya 6 Paket Proyek di Kepulauan Nias, awak media zonariau.com berhasil melakukan konfirmasi"> Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait adanya dugaan keterlibatan Ka. UPTJJ Gunungsitoli Equator J Daeli atas gagaln" />
Home
 
 
 
 
Dituding Gagalkan Proyek di Nias, Equator J Daeli: Itu Tidak Benar...!

Sabtu, 06/07/2019 - 20:54:28 WIB
GUNUNGSITOLI- Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait adanya dugaan keterlibatan Ka. UPTJJ Gunungsitoli Equator J Daeli atas gagalnya 6 Paket Proyek di Kepulauan Nias, awak media zonariau.com berhasil melakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan.

Diruang kerjanya, Jumat 5/7/19, Equator J Daeli menjelaskan bahwa tudingan yang sedang viral tersebut tidaklah benar.

"Berita tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Saya tidak ada kewenangan untuk membatalkan 6 paket proyek yang dimaksud karna yang lebih berkompeten dalam hal itu adalah Pokjanya. Jadi, kalau saya dituding yang membatalkan proyek tersebut sangat tidak tepat", Ujar Equator J Daeli.

Lanjutnya menjelaskan, dari 13 paket proyek yang dilelang khususnya di wilayah kepulauan Nias, ada 8 paket yang sudah ditender dan sudah ada pemenangnya sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ada. Sementara 5 paket lagi dilakukan pelelangan ulang karna beberapa perusahaan yang memberikan penawaran sebelumnya tidak memenuhi persyaratan atau kualifikasi.

Equator Daeli juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mempertanyakan kepada pokja alasan gagalnya 5 paket proyek yang sempat dilelang tersebut dan pihak pokja memberi penjelasan bahwa perusahaan yang memberi penawaran tidak memenuhi persyaratan dan kualifikasi.

Selanjutnya, Ka. UPTJJ Gunungsitoli itu pun memaparkan bahwa saat ini sistim pelelangan paket proyek sangatlah ketat dan terbuka sehingga tidak ada peluang bagi siapapun untuk bermain-main.

"Sekarang ini mekanismenya ketat dan transparan. Semua sistim online. Jadi, tidak ada peluang bagi siapapun untuk bermain-main. Jadi tudingan itu saya asumsikan bagian dari pembunuhan karakter yang sengaja dibuat-buat", Pungkasnya.

Alviman Hulu
Home