Home
 
 
 
 
Mantan Supir Lapas Divonis Hukum Mati

Kamis, 29/08/2019 - 18:27:39 WIB
BENGKALIS,ZONARIAU.COM - Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis kembali menggelar sidang dugaan kepemilikan 37 kilogram 75 ribu pil ekstasi 10 ribu happy five terhadap terdakwa Suci Ramadianto, dengan agenda putusan majelis hakim, Kamis (29/08/19) petang.
Dalam sidang agenda putusan majelis hakim, yang dipimpin oleh ketua majelis Zia Ul Jannah, didampingi dua hakim anggota, M. Risky Mismar, Aulia F. Widhola, memutuskan, bahwa terdakwa mantan sipir LP Bengkalis, Suci Ramadianto divonis dengan hukuman mati, sesuai tuntutan dari JPU.

Putusan ini sesuai yang tertuang dalam lampiran yang dibacakan majelis hakim, bahwa terdakwa Suci Ramadianto sesuai fakta dipersidangan, telah sah dan meyakinkan, terbukti memesan memiliki membeli dan menjual narkotika diatas 5 gram.
"Nota Pembelaan terdakwa dan Penasehat Hukum ditolak semua. Karena sesuai bukti dan fakta-fakta persidangan, perbuatan terdakwa sudah kontra produktif dalam pemberantasan narkoba. Sedangkan keterangan yang meringankan tidak ada, "ungkap majelis hakim.

Dari perkara narkoba jenis sabu 37 kg dan 75 ribu pil ekstasi 10 ribu happy five, telah ditetapkan tersangka oleh Polda Riau berjumlah lima orang, yakni Suci Ramadianto, Rojali dan Iwan Irawan, Surya Darma dan Muhammad Aris, yang ketiganya telah dituntut hukuman mati oleh JPU.
Sedangkan dua terdakwa lagi, bernama Surya Darma dan Muhammad Aris yang telah dituntut JPU 20 tahun penjara, ditambah denda Rp2 miliar atau subsider 3 bulan penjara, divonis hakim 17 tahun penjara denda Rp2 Milyar atau subsider 6 bulan penjara.

Sidang agenda putusan dari majelis hakim ini, dari kelima terdakwa tersebut disidangkan secara berkelompok, yakni untuk yang pertama disidangkan terdakwa Suci Ramadianto, dan kini telah divonis hakim dengan hukuman mati.
Selanjutnya, untuk dua orang terdakwa Rojali dan Iwan Irawan, disidangkan secara bersamaan setelah dilakukan sidang putusan terdakwa Suci Ramadianto. Dan majelis hakim menetapkan putusan terhadap kedua terdakwa tersebut dengan vonis hukuman mati, sesuai tuntutan JPU.

Sesi selanjutnya, dua terdakwa Surya Darma dan Muhammad Aris yang semula dituntut oleh JPU dengan hukuman 20 tahun penjara, dan denda Rp2 miliar atau subsider 3 bulan penjara dihadirkan dalam sidang agenda putusan hakim dengan vonis hukuman 17 tahun denda 2 Milyar atau subsider 6 bulan.
Sidang putusan ini, dihadiri oleh JPU Kejari Bengkalis, Aci Jaya Saputra dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa Suci bernama Achmad Taufan.

Atas putusan mejelis hakim terhadap kelima terdakwa tersebut, PH Achmad Taufan DKK untuk ketiga terdakwa Suci Ramadianto, Rozali dan Iwan Irawan menyatakan banding. Sedangkan untuk terdakwa Surya Darma dan M. Aris menyatakan pikir-pikir.
Perkara narkoba dengan menjerat kelima terdakwa tersebut terungkap, berada di Sungai Kembung, Desa Pambang, Kec. Bantan, Kab. Bengkalis oleh Satpolair Polres Bengkalis, dengan diperbantukan Polda Riau pada pertengahan Desember 2018 lalu.Saat itu, Satpolair Polres Bengkalis sedang melakukan patroli rutin, dengan tiba-tiba melihat satu unit kapal pompong kayu sedang terdampar di Sungai tersebut, karena kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sehingga, pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan kapal dan surat menyurat kapal pompong tersebut. Pada saat pemeriksaan tersebut, polisi menemukan dalam kapal ini narkoba jemis sabu 37 Kg, 75 ribu butir Ekstasi dan 10 ribu Pil Happy Five (Rdr).***


Sumber  : Riauxpress.com
Home