Home
 
 
 
 
Kualitas udara di Riau mulai membaik

Selasa, 24/09/2019 - 22:47:25 WIB
PEKANBARU - Kualitas udara di Provinsi Riau mulai membaik pasca hujan yang terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Riau. Sebelumnya dilaporkan, Provinsi Riau menetapkan status Darurat Pencemaran Udara, Senin (23/9) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menunjukkan konsentrasi debu polutan PM10 di Pekanbaru pada Selasa (24/9/2019) pukul 19.00 terpantau di angka 99,84 mikrogram/mĀ³. Adapun ambang batas normal PM10 yang diperbolehkan adalah 150 mikrogram/mĀ³. 

Angka ini menunjukkan kualitas udara di wilayah Kota Pekanbaru berada dalam kategori Sedang (51-150 mikrogram/mĀ³). Kondisi ini dapat dikatakan jauh membaik dari sebelumnya yang berada pada level Berbahaya.

Sementara itu, dari data BMKG juga dapat dilihat sejumlah daerah yang masih berada dalam kategori Tidak Sehat, yakni Jambi dengan konsentrasi PM10 sebesar 197,38 mikrogram/mĀ³ (kategori tidak sehat), Palembang, Sumatera Selatan dengan konsentrasi PM10 sebesar 305,76 mikrogram/mĀ³ (kategori sangat tidak sehat), dan kota Sampit, Kalimantan Tengah dengan konsentrasi PM10 sebesar 186,44  mikrogram/mĀ³ (kategori tidak sehat). (Red)
Home