Home
 
 
 
 
Ayo Budidaya Tanaman PORANG, Mau Tahu Harganya ?

Sabtu, 04/01/2020 - 20:16:52 WIB
JAWA TIMUR, Titaskita.cim - Mengamati peningkatan nilai ekspor porang, Kementerian Pertanian Republik Indonesia akan meningkatkan kualitas bibit porang dengan kultur jaringan.

Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan, tahun 2018 Dinas Pertanian mencatat ekspor porang mencapai 11.000 ton dengan nilai kurang lebih Rp 1 triliun.

“Sentranya di Jawa Timur,” ujarnya saat meresmikan panen bersama di Kabupaten Ngawi, Rabu (5/12/2019).

Suwandi menambahkan, pemerintah juga telah meningkatkan kualitas bibit porang melalui pengembangan ketersediaan bibit porang dengan kultur jaringan. 

Selama ini petani mendapatkan bibit porang melalui  mengembangkan dari umbi, dari katak atau bulbil atau dari biji yang ada pada bunga  porang.
BACA JUGA:  Unhan Gelar International Conference In Defense And Security (ICDS) 2019

“Kita mencoba teknik dengan kultur jaringan sudah mulai bergerak ke situ, tinggal nanti mencari efisiensi supaya dengan teknik kultur jaringan akan lebih efisien dari pada pola benih yang konvensional,” ujarnya.

Pemerintah juga mendorong peningkatan produk turunan untuk diekspor karena selama ini porang yang diekspor dalam bentuk chip maupun serbuk yang nilai ekspornya masih di bawah prosduk turunan.

Suwandi mengatakan, ada 43 produk turunan yang memiliki nilai jual tinggi.
BACA JUGA:  Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya ASEAN dan Korea Rancang Kerja Sama 30 Tahun ke Depan

“Padahal manfaatnya  bisa untuk kalogen, anti aging, dan produk produk lain turunanya itu sudah kami hitung ada sekitar 43 jenis produk turunan dari porang. Nilainya jauh lebih  tinggi walaupun volumenya kecil harganya lebih mahal,” ujarnya. (Red)
(Sumber: Kompas)
Home