Home
 
 
 
 
Mesin Sampan Tidak Berfungsi, Ini Penjelasan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan

Kamis, 30/01/2020 - 19:44:18 WIB
Pelalawan - Sepuluh unit sampan bantuan untuk nelayan Desa Rantau Baru, Kecamatan
Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau tak bisa
difungsikan.



Warga Desa Rantau Baru pun menyayangkan tak bisa berfungsinya 10 unit
sampan yang merupakan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan
Kabupaten Pelalawan pada tahun 2019 tersebut.



“Sampan itu setelah dipasangkan mesin dan diturunkan ke air, begitu
dihidupkan sampan tersebut tidak mau jalan,” jelas Ketua RW Desa Rantau
Baru Arjulis kepada media ini beberapa waktu lalu.



"Menurut pengakuan salah seorang pemilik sampan bernama Mardani, sampan
itu tidak bisa dioperasikan karena tidak bisa jalan. Ada kekosongan air
dibagian kipas penggerak setelah mesin hidup,” jelasnya.



Persoalan itu katanya sudah diketahui oleh pihak Dinas Perikanan, namun
solusi dari Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan hanya diberikan besi
as yang panjang.



"Akan tetapi para nelayan sendiri yang disuruh memasang besi as panjang tersebut ke sampannya,” tambahnya.



Besi as panjang itu katanya belum dipasangkan oleh nelayan karena
berbagai alasan terutama karena memerlukan biaya tambahan yang
dibebankan kepada nelayan itu sendiri. Kemudian ada juga nelayan yang
beralasan karena tidak mengerti bagaimana cara memasangnya dan lain
sebagainya.



PPK (pejabat pembuat komitmen) Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan T.
Alfenfair S.Pi yang ditemui di kantornya Kamis (30/1/2020) hanya
menjawab sedikit pertanyaan awak media.



“Masalah itu sudah selesai kemarin sudah dibelikan besinya dan sudah
diserahkan kepada nelayan itu. Lima unit telah selesai, tinggal lima
unit lagi masih dalam perbaikan. Tapi masalah itu tidak mau saya
klarifikasi, karena walaupun sudah diklarifikasi, tetap juga salah
nanti, jumpai saja kepala dinas,” ujarnya.



Ketika ditanya berapa nilai dana pengadaan sampan tersebut, Alfenfair enggan menjawab.



“Nilai dananya sama dengan seperti yang kemarin. Nama perusahaan pelaksana, CV. Omnipus,” jawabnya.



Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pelalawan
Ir HT Wahiduddin M.Si yang coba ditemui di ruang kerjanya saat itu
justru menyuruh mengkonfirmasikan langsung kepada PPK (Alfenfair).



“Kan ada PPK-nya, itu saja jumpai. Itu tidak ada masalah, kalian ini, itu saja kalian masalahkan,” ujarnya. (Sona)
Home