Home
 
 
 
 
Tampilkan Lompat Batu, Pelantikan IKN Meriah
Bupati Pelalawan Lantik Pengurus IKN Pelalawan Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Senin, 17/02/2020 - 18:09:43 WIB
PELALAWAN  – Pengurus Ikatan Keluarga Nias (IKN) Kabupaten Pelalawan tahun 2020-2024 resmi dilantik langsung oleh Bupati Pelalawan H.M.Harris di lapangan Bola Kaki, Jl.Maharaja Indra (Lintas Timur), Pangkalan Kerinci, Minggu (16/02/2020).

Dalam kegiatan yang berlangsung sangat meriah itu, selain Bupati Pelalawan turut hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau sekaligus Ketua DPD Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Riau H.Zukri Misran, Wakil Ketua DPRD Pelalawan sekaligus Ketua DPC Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pelalawan H.Syafrizal,SE, Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Daud Sianturi (mewakili Kapolres), Kepala Disbudparpora  Andi Yuliandri,S.Kom, Kadis Arsip dan Perpustakaan MD.Rizal, Kadiskes H.Asril K,SKM,M.Kes, Sekretaris Disdukcapil Joni Naidi, Ketua FPK Pelalawan H.Tengku Nahar.

Selain itu, juga tampak hadir Ketua Umum IKNR Provinsi Riau AKBP Peniel Zalukhu,SH dan rombongan, Ketua Lembaga Anti Narkoba (LAN) Provinsi Riau Sefianus Zai,SH yang datang dari Pekanbaru.

H.M.Harris, Bupati Pelalawan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh tokoh-tokoh dan elemen masyarakat yang hadir dan mengucapkan selamat kepada pengurus IKN Kabupaten Pelalawan terpilih.

Ia berharap agar anggota yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas dan amanat dengan baik.
Menurutnya, peran serta kebersamaan antar seluruh golongan masyarakat yang berbeda suku dan agama dengan pemerintah yang membuat Kabupaten Pelalawan berdiri maju hingga sampai saat ini.

“Pelalawan adalah salah satu kabupaten tertinggal secara nasional tahun 2006, kita diberi waktu menjelang tahun 2012 jika tidak ada perubahan akan dipulangkan ke kabupaten induk.

Tapi karena kita memiliki kebersamaan antara seluruh paguyuban, agama, bersama-sama mendukung visi pertama Kabupaten Pelalawan yaitu pembaharuan yang artinya mengubah pola pikir kita, maka Kabupaten Pelalawan masih ada saat ini.

"Mari kita bersama-sama, sekarang kita tidak lagi bicara bersaing sesama kita, tapi kita akan menghadapi persaingan global,” ujarnya.

Haris yang sudah dua periode memimpin Pelalawan ini,  menegaskan bahwa saat ini  pemerintah Kabupaten Pelalawan sudah  tidak pilih-pilih terhadap masyarakat.

Semua suku yang ada di Pelalawan  diperlakukan dengan sama pemerataan tanpa memandang suku, ras dan agama.

“Kita tidak memandang apakah itu orang Nias, orang Batak dan suku lain. Tetapi ketika ia adalah masyarakat di Kabupaten Pelalawan, harus sehat, harus cerdas, begitu juga dengan keluarganya (tentram),” tegasnya.
Harris juga berharap adanya komunikasi yang baik kedepannya antar pengurus paguyuban hingga pengusaha asal Nias (Ono Niha) di Kabupaten Pelalawan dengan pemerintah untuk mendiskusikan apa yang harus dilakukan untuk masyarakat, khususnya suku Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan.


Wakil Ketua I DPRD Provinsi Riau H.Zukri Misran dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada IKN Pelalawan yang telah mengundangnya. Ia juga ucapkan selamat kepada pengurus IKN Pelalawan yang baru saja dilantik.

Menurut Zukri, tentunya IKN harus membantu pemerintah dalam membangun Kabupaten Pelalawan dengan bagaimana menjaga kedamaian, bagaimana bisa saling menghormati, bagaimana saling bergandengan tangan, bagaimana bisa "duduk sama rendah – tegak sama tinggi," ucapnya.

Ia berharap kepada masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan dan dengan seluruh paguyuban yang ada agar bisa membaur.

“Kita boleh beda marga, kita boleh beda suku, tapi hati kita semua sama untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Pelalawan,” ucapnya.

Selain itu, Zukri juga berpesan agar organisasi IKN dapat memberi edukasi kepada masyarakat asal Nias untuk menghindari berita hoaks yang dapat membuat perpecahan.

“IKN harus dapat mengedukasi seluruh masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan, karena jika kita bicara menjaga kedamaian dan menjaga keamanan, mungkin masih ada saudara kita yang pendidikannya masih rendah, mungkin mereka masih belum bisa berbahasa Indonesia yang tepat, maka berilah edukasi. Karena salah bicara bisa menjadi hoaks, dan hoaks bisa menjadi perpecahan. Ini adalah tugas IKN,” himbaunya.

Ketua Umum IKNR Provinsi Riau AKBP Peniel Zalukhu,SH pada sambutannya memberikan nasehat sekaligus motivasi kepada warga asal Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan.

“Kita datang ke sini bukan pergi jalan-jalan, bukan pergi main-main. Berusaha lah kalian sekuat mungkin, cari kehidupan. Jangan datang (dari kampung) bawa karung tempat baju, nanti suatu saat kamu pulang juga bawa karung. Kita harus berkembang dan harus maju,” pungkasnya.

Ketua Umum terpilih IKN Pelalawan tahun 2020-2024, Drs.Sozifao Hia,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada musuh bersama yang harus dituntaskan dengan pemerintah.

“Yang pertama adalah kemiskinan struktural dan kultural. Kemiskinan struktural yaitu yang disebabkan oleh faktor eksternal dari masyarakat Nias.

Artinya masyarakat Nias tidak bisa melepaskan diri dari masalah struktural ini, misalnya masalah kesempatan bekerja dan lain sebagainya. Kemiskinan kultural, yaitu kemiskinan yang diakibatkan oleh kemalasan, tidak bersemangat, tidak punya etos kerja, gampang menyerah.

Artinya kemiskinan itu akibat ulah sendiri,” paparnya.
Oleh karena itu, Sozifao Hia meminta kepada masyarakat asal Nias yang ada di Kabupaten Pelalawan agar turut mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Pelalawan.

Bersama-sama menikmati kemajuan yang ada dan mengurangi kemiskinan serta pengangguran yang ada dikalangan masyarakat Nias.

Ia juga menjabarkan bahwa kemiskinan struktural tersebut karena warga Nias banyak yang berada di lingkungan perusahaan. Sementara perusahaan tersebut tidak ada kebijakan mensejahterakan karyawannya. Bahkan ada yang berkedok kebun pribadi yang punya lahan ratusan hektar hingga ribuan hektar namun tidak menjalankan  aturan ketenagakerjaan yang semestinya.

“Yang kedua adalah kebodohan. Kebodohan ini karena kemampuan kita menampung (menyerap) informasi. Obatnya itu adalah pendidikan. Kemudian buang  sifat benci dan dengki bahkan sombong. Ini harus kita perhatikan bersama, ada banyak yang harus dibenahi secara bersama-sama untuk kedepannya,” ujar Sozifao Hia.

Pria yang telah 22 tahun memegang mandat sebagai Ketua IKN ini membeberkan program kerja Paguyuban IKN Kabupaten Pelalawan untuk tahun 2020-2024 mendatang.

“Program kerja kita dimasa yang akan datang, yang pertama adalah kita berusaha dan bekerjasama bagaimana kita mendapatkan identitas (kependudukan). Yang kedua, pembinaan dan pelestarian budaya kepada generasi. Ketiga, kegiatan pembinaan olahraga khususnya bola voli dan yang terakhir adalah memfasilitasi solusi permasalahan ketenagakerjaan,” tandasnya.

Acara berlangsung meriah dengan suguhan sejumlah pertunjukan dari sanggar budaya yang dimiliki IKN Pelalawan. Antara lain Tari Moyo (tari elang), atraksi lompat batu dan tari maena. Pertunjukan terakhir sebagai penutup adalah pertandingan final bola voli antar tim IKN A Pelalawan melawan tim UPN Pekanbaru. Pertandingan itu dimenangkan oleh tim IKN A dan menjadi juara I, UPN Pekanbaru meraih juara II, menyusul pada posisi III PT. TUNGGAL PERKASA PLANTATIONS dan IKN B Pelalawan juara IV yang telah bertanding sebelumnya. ( rls)***
Home