Home
 
 
 
 
Kementan Terus Menggelar Konsolidasi Untuk Menggenjot Penyerapan KUR Pertanian
Petani Mengapresiasi dan Siap Kawal Realisasi KUR Kementan

Rabu, 11/03/2020 - 08:16:27 WIB
Jakarta - Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) melalui Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Petani mengapresiasi Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus mendorong pemberdayaan Petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian dengan salah satu programnya mendorong Petani untuk memanfaatkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian yang telah disiapkan oleh pemerintah khususnya Kementan bagi para Petani dan sektor pertanian.

‘’ Kami terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan semua pihak untuk dapat mengakselarasi penyerapan KUR pertanian. Apalagi, saat ini  bunga KUR turun lagi dari 7 persen menjadi 6 persen pertahun.’’ kata Direktur Pembiayaan – Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementan Ir. Indah Megawati MP dalam keterangan persnya di Jakarta (Kamis, 05/03/2020).

Indah juga menambahkan bahwa penyerapan KUR sangat penting untuk membantu pemberdayaan Petani dan peningkatan produksi pertanian. Sesuai pemerintahan Presiden Joko Widodo yang selalu menaikan pagu anggaran KUR, harapannya masyarakat khususnya Petani yang dapat memanfaatkanya semakin banyak.

“Untuk menggenjot penyerapan KUR pertanian tersebut, Kementan terus menggelar konsolidasi dan koordinasi dengan perbankan, para kepala daerah, kepala dinas pertanian, Petani, Koperasi, Pesantren serta para pengusaha yang siap membantu.” jelas Indah.

Sementara itu, Ketua Umum Petani dan juga inisiator ‘Petani Go Digital’ Satrio Damardjati yang sedang melakukan kunjungan kerja ke UMKM Center Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Kamis, 05/02/2020) melalui telepon selulernya saat dihubungi oleh tim Awak Media menyampaikan Petani sangat mengapresiasi realisasi KUR pertanian tahun anggaran 2020 ini serta menyatakan mulai dari DPN Petani, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Petani se-Indonesia.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Petani se-Indonesia, juga badan otonom Petani Laboratorium Kedaulatan Pangan & Agribisnis Kerakyatan (Lab. KPAK) Petani se-Indonesia, Sekolah – sekolah Petani, serta Pos Advokasi Hukum & HAM (PAHAM) Petani se-Indonesia siap mengawal realisasi KUR pertanian ini.(Riswan L)
Home