Home
 
 
 
 
Karya Menarik
Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Rohil Mulai Budidayakan Sektor Pertanian

Kamis, 30/04/2020 - 18:46:20 WIB
Bagan Siapiapi - Bupati Kabupaten Rokan Hilir Suyatno melakukan panen perdana buah melon dan semangka kebun percontohan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), di halaman Kantor DKPP setempat, Kamis (23/4).

Bupati saat melakukan panen perdana melon dan semangka kala itu didampingi Pj Sekda Rokan Hilir (Rohil) Job Kurniawan, Asisten I Ferry H Parya, Asisten II Rahmatul Zamri serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah setempat.

"Alhamdulillah hari ini saya sangat berbahagia dan terima kasih kepada Kepala DKPP beserta unsur staf yang telah mungkin membuat suatu karya yang cukup menarik bagi saya," kata Suyatno.
 
Meskipun halaman kantornya semen semua, tapi mereka tanam di dalam polybag. Hasilnya sangat memuaskan dan rasanya sangat luar biasa cukup manis sekali.

"Tentunya ini sebagai contoh. Saya minta nanti Kepala DKPP untuk memberikan tunjuk ajar seluruh kantor-kantor camat yang ada di Rohil harus tanam ini, termasuk dinas harus punya tanaman ini," harap Bupati.

Sementara Kepala DKPP Rohil, Muhammad Rusli Syarif mengatakan awalnya tanaman ini dibuat hanya sekedar hobinya.

"Selain itu juga memotivasi staf agar bisa diterapkan di rumah mereka, dengan begitu tentu tetangganya berbuat. Apalagi tadi harapan Pak Bupati nanti setiap kantor camat harus dibuat seperti ini, saya siap menurunkan ilmunya. Kalau bibitnya bisa dicari di kedai penjual pupuk," kata Rusli Syarif.

Tambahnya, H.Wan Rusli Syarief memberikan penjelasan bahwa 50 hari mulai dari pembibitan,penyemaian dan polybag selama 7 Hari artinya 57 hari kita sudah bisa panen semangka,sedangkan untuk panen buah melon sekitar 60 Hari,Jelasnya.

"Saya sebelumnya bukanlah ahli pertanian dan saya bukan teknisi pertanian,tapi saya hoby,karena saya ingin membuktikan bahwa saya mampu dimana saja ditugaskan,seperti batang ubi dimana dilemparkan dia bisa tumbuh,"Ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa tujuannya dari kegiatan yang dilakukannya adalah sebagai memotivasi dirinya dan juga staf dinas pertanian,dengan harapan seluruh staf dapat mencontoh dirumahnya masing masing.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan

"Apa lagi harapan pak Bupati semua kantor camat harus seperti ini,dan saya siap menurunkan ilmunya,karena kalau untuk bibitnya bisa dicari dikedai penjual pupuk,"Katanya.
Untuk di ketahui, Hampir dua puluh lima persen perekonomian Kabupaten Rokan Hilir bersumber dari kategori sektor pertanian, sehingga pembangunan bidang ekonomi di titik beratkan pada sektor pertanian guna mendorong dan menopang sektor industri dan sektor perdagangan serta sektor sektor lainya.
 
Pembangunan sektor pertanian diarahkan untuk meningkatkan produksi pangan yaitu beras, palawija dan hortikultura. Peningkatan produksi perkebunan lainnya melalui intensifikasi, ekstensifikasi dan rehabilitasi tanaman perkebunan.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Rokan Hilir tahun 2015 tercatat luas lahan 888.159 Ha. Lahan yang digunakan untuk hutan negara 21.244 ha (2,39 persen), perkebunan 382.677 Ha (43,09 persen), kebun/ ladang/ huma 66.435 Ha (7,48 persen), pekarangan/ lahan untuk bangunan dan halaman sekitar 340.612 Ha (38,35 persen).

Besarnya lahan yang tersedia dalam sektor pertanian di Rokan Hilir maka pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di bawah kepemimpinan H. Suyatno sesuai arahan pemerintah pusat di bawah kendali Presiden Jokowi, terus berupaya dan meningkatkan produksi pangan.
Bentuk prioritasnya, Pemkab Rohil dalam sektor pertanian ini tercermin, luasnya panen tanaman padi yaitu 10,321 Ha yang terdiri dari sawah 10.321 Ha .

Sedangkan produksinya 36.845,97 ton. Sedangkan luas tanaman pangan lainnya sebesar 10,93 persen dari total luas panen tanaman pangan yaitu 11.588 Ha dengan produksi 36.847,97 ton. Luas panen tanaman sayur-sayuran 781 Ha dengan produksi 1.570 ton sedangkan produksi tanaman buah buahan sebesar 13.241 Ton.

Besarnya hasil di sektor pertanian inilah yang menopang sektor lainnya di Kabupaten Rokan Hilir, sehingga Pemkab Rokan Hilir terus mengembangkan sayapnya dengan mengembangkan sektor-sektor pertanian lainnya seperti perkebunan.

Perkebunan merupakan peranan yang penting dalam pengembangan pertanian di tingkat nasional maupun regional, terutama perdagangan yang cukup potensial yaitu kelapa sawit, karet dan kelapa.
 
Tiga komoditi ini telah berhasil dikembangkan di negeri Seribu Kubah. Sehingga hampir 40 persen masyarakat di sejumlah kecamatan memiliki perkebunan kelapa sawit bahkan satu kecamatan berjulukan Kota Sawit yaitu Kecamataan Bagansinembah.

Perkebunan ini juga menopang kehidupan dan perekonomian masyarakat Rohil serta penopang sektor lainnya.

Dengan hasil yang berlimpah ruah ini dan lahan tidur yang tersedia, maka Bupati Rokan Hilir H. Suyatno pada tahun 2019 memprioritaskan peningkatan di sektor pertanian, agar perekonomian masyarakat tumbuh lebih tinggi lagi sehingga roda pemerintahan berjalan dengan baik.

Selain itu tentu pembangunan infrastruktur dan sektor lainnya berjalan dengan baik juga. Sektor pertanian yang sudah berjalan dengan baik seperti cabai dan palawija terdapat di beberapa kecamatan di Kabupaten Rohil, seperti di Kecamaatan Pujud, Kubu, Sinaboi, Bagansinembah yang sudah memiliki unit-unit kelompok masyarakat atau koperasi pertanian cabai dan palawija.

Dengan demikian ke depan tanaman cabai dan palawija untuk konsumsi masyarakat di Rohil tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah, cukup dari dalam daerah Kabupaten Rohil.
Home