Home
 
 
 
 
Borong Pekerjaan Dinsos Dan DPMPD Pelalawan
Ketua ICMI Pertanyakan Kehadiran Adi Sukemi-M.Rais Setiap Penyerahan BLT-DD

Minggu, 28/06/2020 - 21:52:58 WIB
PELALAWAN - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Pelalawan, Pertanyakan kepentingan Ketua DPRD Adi Sukemi dan M. Rais dalam setiap penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) disetiap desa se Kabupaten Pelalawan.

Sejauh ini, setiap pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan menyerahkan BLT-DD kepada masyarakat terdampak Covid-19. Ketua DPRD Pelalawan serta Kamenag Pelalawan, M. Rais,M.Pdi terlihat bersama-sama mendampingi Bupati H.M.Harris.

Akibat keseringan Ketua DPRD Pelalawan dan Kepala Kantor Kemenag Pelalawan ini turun bersama Bupati Pelalawan, H.M.Harris menyerahkan BLT-DD, dikhawatirkan pelayanan masyarakat di 2 kantor itu akan terkendala.

Hal ini, disampaikan Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kabupaten Pelalawan, Eric Suhenra S.I.Kom kepada media ini di Pangkalan Kerinci, Jumat (26/6/2020).

Kepada media ini, Eric Suhenra mempertanyakan kepentingan Ketua DPRD Pelalawan, Adi Sukemi, ST,MM dan Kepentingan H.M.Rais yang terlihat hadir setiap penyerahan Bantuan BLT-DD kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan.

"Benar, penyerahan bantuan terdampak Covid-19 ini, bukan pekerjaan Ketua DPRD pelalawan maupun Kakandepag. Ini merupakan tugasnya Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) pelalawan," jelasnya.

Ini perlu dipertanyakan Apa kepentingan Pimpinan kantor Vertikal (Kandepag) dan Pucuk Pimpinan DPRD pelalawan dalam penyerahan BLT-DD ini di setiap Desa.

Menurut Eric Suhenra. Kedua pejabat ini, (Adi Sukemi dan H.M.Rais-red) merupakan sosok pejabat yang digadang-gadang maju Balon Bupati dan Cawabup pada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada desember 2020 mendatang.

Eric Suhenra juga mengatakan, Sejak situasi pandimi ini berlangsung di Kabupaten Pelalawan menjadi persoalan yang begitu riskan dan menyita perhatian atas nasib masyarakat yang terdampak karena dampaknya mengimbas ekonomi dunia.

Selain mengimbas ekonomi dan juga pemerintah membuat kebijakan tentang pembatalan berbagai kegiatan pembangunan daerah termasuk pemangkasan anggaran kerjasama publikasi media di DPRD Pelalawan.

"Kita akui, Coronavirus Disease Covid-19 yang mewabah Dunia global ini sangat menyita perhatian dari berbagai aspek kehidupan manusia," Ujarnya.

Kita akui anggaran penanggulangan dan penanganan wabah Covid-19 ini dan tidak tanggung-tanggung mencapai Rp. 63 Miliar dari tahap pertama. Namun anggaran itu dirasa tidak cukup hingga menyusul kebijakan penambahan anggaran sebesar Rp. 4 Miliar hingga total keseluruhannya mencapai Rp 67 Miliar.

Persoalannya, bukan penambahan anggaran penanggulangan percepatan penanganan Covid-19 ini, akan tetapi, yang menjadi pertanyaan kita saat ini. Apa kepentingan kehadiran Ketua DPRD Pelalawan, Adi Sukemi dan M.Rais di setiap penyerahan BLT-DD ini?.

"Ketua DPRD pelalawan, Adi Sukemi ST, MM dan H.M.Rais, M.Pdi yang digadang-gadang maju Balon Bupati Pelalawan dan Cawabup Pelalawan pada Desember 2020 mendatang. Tentu kehadiran mereka di setiap menyerahkan BLT-DD bersama Bupati Harris di Desa-desa seKabupaten Pelalawan, menjadi pertanyaan besar kalangan masyarakat," kata Eric.(Riswan***)

Sumber : Ungkapriau.com
Home