Salah seorang warga RT 03 Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur sesuai hasil pemeriksaan medis Tim Petugas Gugus penanganan Covid 19 Kota Dumai dinyatakan Positif Terkonfirmasi Corona. Dimana hasil pem"> Salah seorang warga RT 03 Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur sesuai hasil pemeriksaan medis Tim Petugas Gugu" />
Home
 
 
 
 
Keluarga Pasien Yang Terkonfirmasi Positif Covid, Merasa Kecewa pada Penanganan Medis pada Pasien

Senin, 12/10/2020 - 00:51:13 WIB
Dumai - Salah seorang warga RT 03 Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur sesuai hasil pemeriksaan medis Tim Petugas Gugus penanganan Covid 19 Kota Dumai dinyatakan Positif Terkonfirmasi Corona. Dimana hasil pemeriksaan telah diambil SWAB /PCR- Test Corona Virus Disease- 19 (Covid 19) tanggal 30 September 2020 di PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) Bumi Ayu. 

Dari keterangan yang dirangkum bahwa yang Terkonfirmasi Positif Covid 19 Tersebut berinisial CCL (22) Tahun sebagaimana yang tertera pada surat keterangan  Nomor 1072 / SK/GT-COVID19/2020 yang ditandatangani dokter Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai PUSDALOPS oleh dr. M. Hafidz Permana Tanggal 01 Oktober 2020, tetapi sang pasien (CCL) hanya dianjurkan melakukan Isolasi Mandiri dirumah Sendiri.

Terkait keberadaan Pasien CCL sejak dinyatakan positif berdasarkan hasil SWAB /PCR-Test Corona Virus Disease-19 (Covid-19) menjadi beban pemikiran yang memberatkan buat keluarganya “karena dirasakan kurang efektif penanganan medis yang diterima”. Hal tersebut juga diungkapkan Martha ibu kandung CCL kepada awak media ini Kamis 08/10/2020. 

Beliau mengatakan "sejak warga sekitar wilayah hukum RT 03 Kelurahan Gurun Panjang mengetahui keberadaan CCL terkonfirmasi Covid-19 sehingga kami sekeluarga sangat terpukul dan dikucilkan." ujar nya dengan nada sedih dan kecewa.

"Lagi pula penanganan kesehatan sepertinya kita rasakan kurang maksimal sebab kita sekeluarga di dalam rumah ini seorang pun tidak ada yang diperiksa." ujarnya.

Memang petugas dari Puskesmas Bukit Kapur turun memberikan penjelasan terhadap CCL, hanya saja kita yang sudah merasa terpukul karena isu yang merebak serta “muncul isu-isu yang tidak sehat” kata keluarga CCL saat diwawancarai wartawan. Menurut CCL sendiri (Pasien) sangat merasa sedih lantaran munculnya isu-isu yang tidak sehat, bahkan juga karena faktor tidak adanya terlihat penanganan dari medis untuk melakukan pemeriksaan kepada saudara kandungnya dan ibunya sendiri yang tinggal satu atap selama ini. Saya kan sudah positif kenapa pula anggota keluarga kandung saya tidak dilakukan pemeriksaan medis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai kata CCL Menjelaskan kepada wartawan.

Pihak petugas kesehatan memang pernah datang melakukan penyemprotan dirumah ini kata CCL, namun kehadiran mereka tidak diketahui oleh Ketua RT dan LPMK sebut keluarga CCL memperjelas.

Ketika masalah yang dihadapi oleh keluarga pasien ini serta keberadaan CCL yang positif terkonfirmasi Covid-19 ditanyakan awak media ini kepada ketua RT 03 Kelurahan Gurun Panjang Kamis 08/10/2020 Ahmad Fauzi Ketua RT 03 Mengatakan bahwa awalnya Dia tidak mengetahui bahwa CCL positif Terkonfirmasi Covid 19, diketahui nya bahwa ada warganya terkena Covid 19 karena diberitahu oleh Tumirin selaku pedagang Harian di Gurun Panjang yang hanya 100 Meter dari kediaman pasien, jadi saya mengetahui ini setelah diberitahu Tumirin jelas ketua RT Ahmad Fauzi.

Lurah Gurun Panjang  yang hendak dikonfirmasi  pada kamis sekitar pukul 14.40 tidak berhasil ditemui oleh awak media, karena Kantor Kelurahan Gurun Panjang sudah tutup bahkan  pintu pagar sudah dikunci.

Secara terpisah, dr. M. hafidz Permana berhasil ditemui oleh awak media pada jumat 09/10/2020 dikantor Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid 19 Kota Dumai di Jl. HR. Subrantas, terkait keluhan pasien berinisial CCL dan juga yang dikeluhkan oleh keluarganya (Saudara dan Ibu  kandung) CCL menurut M. Hafidz Permana segera menyampaikan hal tersebut kepada atasan. Penanganan medis adalah merupakan tanggung jawab puskesmas setempat (Wilayah Kec. Bukit Kapur) maka masalah ini segera saya sampaikan ke atasan ujar dr. hafidz mengakhiri. (TIM)
Home