Home
 
 
 
 
Dalam Rangka Hari Pers Nasional (HPN)
Acara Ramah Tamah Dengan Wartawan, HM. Wardan Ceritakan Asal Mula Kelapa di Inhil

Sabtu, 21/03/2015 - 23:04:35 WIB
ZONA RIAU. COM - TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan saat ramah tamah bersama wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau dan wartawan di Inhil, menyampaikan asal mula adanya kelapa serta berbagai permasalahan kelapa yang ada di Negeri Seribu Parit ini.

"Melalui kesempatan ini, saya ingin menggambarkan sekilas lintas tentang perkelapaan di Inhil ini. Sejak dulu kalanya, entah kapan, tapi masyarakat Inhil memang sudah dekat dengan kelapa,'' jelas Bupati.

Perkelapaan di Inhil ini mulai berkembang dikatakan HM Wardan diprakasai oleh tuan guru Syech Abduraahman Siddiq yang pertama kali membuka kebun kelapa. Dimana tuan gurulah dikatakannya yang mempelopori pembukaan hutan menjadi perkebunan kelapa.

"Beliau juga yang menjadi pelopor pembuatan parit dan kanal air yang terkenal dengan nama Parit Hidayat. Dari parit yang dibuat beliaulah, seterusnya hingga sekarang masyarakat masih menggunakan parit sebagai transportasi membawa buah kelapa,'' tambah HM Wardan.

Dengan menggunakan parit, dijelaskannya lagi, kelapa-kelapa yang sudah dipanen lalu dijatuhkan ke parit, selanjutnya kelapa akan berjalan sendiri mengikuti arus air.

'"Muara dari parit itu dibangun pintu klep, jadi petani tidak perlu lagi repot-repot mengangkut kelapa, hanya menunggu di muara parit saja. Hal inilah yang membuat Inhil memiliki ribuan parit," tukasnya.

Selain menjelaskan asal usul adanya perkebunan, Bupati juga menjelaskan luas perkebunan di Inhil yang mencapai 4 ribu hektar.

"Dari 342 ribu luas perkebunan kelapa di Indonesia, 11,6 persen ada di Inhil. Namun sayangnya selama ini tidak terekspos, saya berharap dengan kunjungan PWI ke Inhil dapat mempublikasikan bahwa Inhil adalah pemilik perkebunan kelapa terluas di Indonesia,'" tutup HM Wardan. (GRC/ah)*
Home